Kepala Daerah

Bupati : Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd
Wakil Bupati : Drs. H. M. Amiruddin, SH
Sekda : Drs. H. Chairul Latanro, MM

Goverment Public Relation
APLIKASI
Kalender
January 2018
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Statistik Pengunjung
Hari ini : Sunday, 21 January 2018 00:00
Pengunjung hari ini : 17
Pengunjung kemaren : 104
Halaman dikunjungi hari ini : 20
Sistem Operasi :
Browser :
IP : 54.234.0.2
Pengunjung online : 0
Admin online: 0
Google Map

Enrekang Terbaik Lima Pelaksanaan Germas, Dapat Penghargaan dari Gubernur

ENREKANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang kembali memperoleh penghargaan pada bidang kesehatan saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Senin (13/11/2017).
Penghargaan yang diterima kali ini adalah Kabupaten terbaik kelima dalam pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tingkat Sulawesi Selatan 2017.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan diterima oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando. Penghargaan tersebut adalah yang kesekian kalinya di bidang kesehatan sepanjang tahun ini.

Sebelumnya beberapa penghargaan telah diterima Pemkab Enrekang, antara lain penghargaan prasasti KTR, bebas filariasis, bebas malaria, juara tiga medis tauladan, juara 3 perawat tingkat Sulsel dan juara 5 posyandu Lansia tingkat nasional.
Muslimin Bando mengaku bahagia dan bangga dengan sejumlah penghargaan yang diperoleh sepanjang tahun ini.
Ia pun berkomitmen akan terus melakukan dan menerapkan kegiatan-kegiatan Germas yang dapat menunjang kesehatan masyarakat.

“Kita akan terus budayakan Germas, seperti melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari dan kontinyu,” kata Muslimin Bando.
Selain itu dalam membudayakan hidup sehat juga dibutuhkan, makan buah dan sayur lokal lebih banyak daripada nasi atau karbohidrat.
“Serta melakukan kegiatan pencegahan penyakit secara dini, dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan agar setiap individu sehat produktif menuju Enrekang maju aman sejahtera (Emas),” tambahnya.

Pencanangan G1000G Bidang Kesehatan Dalam Rangka Hari Jadi ke-348 Sulsel

ENREKANG – Sebanyak 31 titik di Kabupaten Enrekang menjadi lokasi pencanangan Serentak G1000G bidang kesehatan dalam rangka Hari Jadi ke-348 Sulsel.
Ke-31 titik itu tersebar di seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Enrekang.

Beberapa kegiatan dalam G1000G yaitu pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan darah, senam kebugaran, dan berbagai kegiatan lainnya.
“Kita berada di titik 347 di Puskesmas Kota Enrekang, dengan mengajak masyarakat budayakan Gerakan Masyarakat Hidup sehat (Germas) menuju Emas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Enrekang Marwan Ahmad Ganoko, Senin (2/10/2017).

Dalam acara yang dihadiri oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando dan wakilnya Amiruddin itu, Marwan Ganoko.

Enrekang Meraih Penghargaan Pastika Parama Dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Enrekang-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang meraih penghargaan Pastika Parama dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Prof Dr dr Nila Farid Moeloek.

Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, dr Marwan Ahmad Ganoko didampingi Asisten II Drs H Mustakin menerima penghargaan itu di Hotel Alana Yogyakarta, Rabu (12/7).

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan Pemkab Enrekang menerapkan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Pemkab Enrekang dapat penghargaan dari Menkes terhadap kepedulian bupati dalam penerapan KTR,” kata Marwan.

PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT PRATAMA KEPEDULIAN PEMERINTAH KEPADA MASYARAKAT

ENREKANG– Warga di bagian utara Kabupaten Enrekang akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang tak jauh dari daerahnya. Sebab pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama, di Duri Kompleks, tepatnya di Sudu, Kecamatan Alla, terus dilanjutkan.  Pembangunan rumah sakit tersebut merupakan bangunan monumental pemerintah daerah Kabupaten Enrekang di bawah kepemimpinan H Muslimin Bando. Tujuanya, beberapa tahun terakhir, masyarakat yang berada di Enrekang bagian utara memilih berobat ke Kabupaten Toraja bila sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, Marwan Ahmad Ganoko,  mengungkapkan, pembangunan rumah sakit yang dilakukan di masa kepemimpinan H Mulimin Bando sebagai Bupati, guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih maksimal. “Bangunan berkelas berlantai empat ini dibangun sejak 2015, sudah menelan anggaran Rp16 miliar. Hingga saat ini proses pengerjaanya terus berlanjut. Pembangunan rumah sakit ditaksir akan menelan anggaran Rp50 miliar yang dikerjakaan secara bertahap,” ungkapnya.

Dikatakan, pembangunan telah masuk penyelesaian lantai dua untuk laboratorium klinik, apotek dan radiologi, serta pembangunan plat lantai dua untuk pembangunan klinik . “Di 2017, dananya Rp5 miliar untuk lanjutan pembangunan poliklinik dan rawat inap lantai dua dan tiga, serta finishing UGD,” tandasnya. Sementara Bupati Enrekang, H Muslimin Bando berharap anggaran berikutnya dapat menyelesaikan rawat inap dan pembangunan kantor, sehingga dapat difungsikan secepatnya. “Kita sudah melakukan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unhas pada 2016 untuk dokter ahli anak, penyakit dalam, bedah dan kebidanan,” katanya.

Muslimin mengaku, pembangunan rumah sakit dan kerja sama dengan kedokteran Unhas, sebagai bukti pemerintah daerah memerhatikan pelayanan kesehatan  untuk masyarakat. “Sebab diharapkan masyarakat menjadi pelaku aktif pembangunan Enrekang yang terus bergeliat menuju Enrekang Maju, Aman dan Sejahtera,”

ENREKANG– Warga di bagian utara Kabupaten Enrekang akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang tak jauh dari daerahnya. Sebab pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama, di Duri Kompleks, tepatnya di Sudu, Kecamatan Alla, terus dilanjutkan.  Pembangunan rumah sakit tersebut merupakan bangunan monumental pemerintah daerah Kabupaten Enrekang di bawah kepemimpinan H Muslimin Bando. Tujuanya, beberapa tahun terakhir, masyarakat yang berada di Enrekang bagian utara memilih berobat ke Kabupaten Toraja bila sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Enrekang, Marwan Ahmad Ganoko, Rabu kemarin mengungkapkan, pembangunan rumah sakit yang dilakukan di masa kepemimpinan H Mulimin Bando sebagai Bupoati, guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih maksimal. “Bangunan berkelas berlantai empat ini dibangun sejak 2015, sudah menelan anggaran Rp16 miliar. Hingga saat ini proses pengerjaanya terus berlanjut. Pembangunan rumah sakit ditaksir akan menelan anggaran Rp50 miliar yang dikerjakaan secara bertahap,” ungkapnya.

Dikatakan, pembangunan telah masuk penyelesaian lantai dua untuk laboratorium klinik, apotek dan radiologi, serta pembangunan plat lantai dua untuk pembangunan klinik . “Di 2017, dananya Rp5 miliar untuk lanjutan pembangunan poliklinik dan rawat inap lantai dua dan tiga, serta finishing UGD,” tandasnya. Sementara Bupati Enrekang, H Muslimin Bando berharap anggaran berikutnya dapat menyelesaikan rawat inap dan pembangunan kantor, sehingga dapat difungsikan secepatnya. “Kita sudah melakukan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unhas pada 2016 untuk dokter ahli anak, penyakit dalam, bedah dan kebidanan,” katanya.

Muslimin mengaku, pembangunan rumah sakit dan kerja sama dengan kedokteran Unhas, sebagai bukti pemerintah daerah memerhatikan pelayanan kesehatan  untuk masyarakat. “Sebab diharapkan masyarakat menjadi pelaku aktif pembangunan Enrekang yang terus bergeliat menuju Enrekang Maju, Aman dan Sejahtera,”