Kepala Daerah

Bupati : Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd
Wakil Bupati : Drs. H. M. Amiruddin, SH
Sekda : Drs. H. Chairul Latanro, MM

Kalender
June 2017
M T W T F S S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Statistik Pengunjung
Hari ini : Thursday, 29 June 2017 00:00
Pengunjung hari ini : 14
Pengunjung kemaren : 73
Halaman dikunjungi hari ini : 86
Sistem Operasi :
Browser :
IP : 54.196.117.47
Pengunjung online : 0
Admin online: 0

Pemkab Enrekang Bekerjasama Dengan Baznas Kabupaten Enrekang Menyerahkan Bantuan Kambing

ENREKANG – Bupati Enrekang Muslimin Bando mencetuskan pemotongan gaji PNS dilingkup Pemkab Enrekang sebanyak 2,5 persen, untuk diolah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang sebagai zakat penghasilan.
Uang yang terkumpul tiap bulannya dimanfaatkan untuk meringankan beban warga miskin di Kabupaten Enrekang dengan program bedah rumah, santunan, dan pembagian kambing. “Ini melalui proses sosialisasi di PNS, dan mendapat sambutan positif. Diolah oleh Baznas untuk digunakan sesuai yang telah disepakati, tentunya meringankan beban warga miskin dan mengontrol hingga menjadi keluarga mandiri yang produktif,” kata Muslimin, Jumat (9/6/2017). Dari segi bantuan kambing, sebanyak 1.419 ekor kambing dipastikan akan tersalurkan ke 645 warga miskin yang terdata secara bertahap dari 129 desa/kelurahan yang ada di Enrekang.

Muslimin yang menyerahkan secara simbolis bantuan kambing di tiap kecamatannya itu berharap, kambing ini diternakkan dengan baik dan kelak bisa mengangkat derajat keluarga. Dan pemerintah akan terus memantau sampai benar-benar warga yang dibantu sudah bisa mandiri. “Semoga gaji PNS yang direalisasikan 2,5 persen dapat berkah dan amal jariyah di sisi Allah SWT,” ungkap Muslimin saat menggelar penyerahan kambing di Kecamatan Maiwa dan Baraka.

Sementara itu, Kadir Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir mengatakan, setiap desa akan diberikan kambing kepada 5 keluarga yang dinilai layak mendapat bantuan. “Masing-masing keluarga akan dapat 2 ekor kambing betina dan 1 ekor kambing jantan untuk 1 desa. Sementara ini telah terealisasi di belasan desa.”Ujar Ilham Kadir Pimpinan Baznas Enrekang.

SAFARI RAMADHAN PERDANA DI KECAMATAN MAIWA

Enrekang- Bupati Enrekang H.Muslimin Bando menghadiri safari ramadhan perdana yang dilaksanakan di Masjid Baburrahim Maroangin Kecamatan Maiwa, Senin Malam (29/V/2017).

Pada kegiatan ini dihadiri oleh  Tim Bakohumas Kabupaten Enrekang,  tokoh Agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Maiwa.

Acara diawali buka bersama dengan masyarakat Maiwa dan pada kesempatan ini sekaligus penyerahan Sound System dari Bupati Enrekang kepada Ketua PHBI/Camat  Kecamatan Maiwa.

“Penyerahan Sound System ini sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah terhadap kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya yang ada dimasyarakat”  Bupati Enrekang dalam sambutanya.

Pada kesempatan ini pula, Muslimin memaparkan sejmlah capaian Pemkab Enrekang. 
Seperti terus menurunya angka pengangguran di Enrekang yang menjadi terendah kedua di Susel. “Ini tandanya pembukaan lapangan kerja berjalan dengan baik selama ini. Selain itu kedepannya pembukaan lapangan kerja baru akan terus kita galakkan,” ujar Muslimin.

Selain membahas lapangan kerja, Muslimin juga menyampaikan bantuan bedah yang akan digelontorkan untuk masyarakat miskin. Bantuan ini khusus untuk rumah tak layak huni. Bantuan tersebut akan menjadi tugas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). “Jika rumah itu berlantai tanah salah satunya, akan mendapat bantuan bedah rumah. Dan ini telah dilakukan beberapa bulan terakhir,” katanya. 
Sebelumnya, rombongan bupati juga berbuka puasa bersama ratusan masyarakat di Rujab Camat Maiwa.

Adapun ceramah ramdhan dibawakan Ketua MUI Kabupaten Enrekang Ust.  H. Amir Mustafa, lc.,m.pD.i 

FOTO ‘CRY’ JADI KADO ISTIMEWA LEPAS SAMBUT KAPOLRES ENREKANG

Enrekang- Dalam rangka lepas sambut Kepala Kepolisian Resort Enrekang dari AKBP. WITARSA AJI, S.IK, SH, MH (Pejabat Lama) kepada AKBP. IBRAHIM AJI, S.IK (Pejabat Baru), di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Rabu, 24 Mei 2017, salah satu yang menjadi menarik yaitu penyerahan kado istimewa dari salah satu karya fotografer Suharso Syam fotografi putra asal Duri Massenrempulu, salah satu suku di Sulawesi Selatan ini melanglang buana hingga ke Moskow, Rusia, dimana pria yang berasal dari Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan ini sukses mencuri perhatian dunia melalui karya fotonya yang berjudul “Cry”. Karyanya yang diambil menggunakan kamera Canon EOS 7D berhasil lolos seleksi 100 Best foto kontes 35Award yang diikuti sekitar 900 fotografer dari 136 negara di dunia kategori Children sebanyak 100 foto tersebut divoting oleh 35 juri profesional yang berasal dari 35 negara yang berlangsung selama 17 bulan. Sejak 2016 lalu, 35Award yang berpusat di Moskow Rusia ini salah satu kontes foto bergengsi dan terpanjang pelaksanaan dan proses penyeleksiannya.

“Alhamdulillah… sungguh merupakan sebuah kebahagiaan bisa mengenalkan Enrekang ke dunia luar. Dan senang sekali rasanya bisa memberikan yang terbaik kepada kedua pemimpin yang hebat ini. Bupati Enrekang bpk. H. Muslimin bando & komandanku Kapolres bpk. Witarsa Aji. Salamakki..sehatki..sukseski selalu. Semoga tetap the best dalam pelayanan. Amiin” pernyataan Suharso. (MC/Rs)

Pelepasan Tim Bakohumas Sambut Bulan Suci Ramadan

Enrekang, Dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan Safari Ramadan Tahun 1438 H/2017 M Tingkat Kabupaten Enrekang, Jumat (26/5) di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, diselenggarakan pelepasan Tim Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Tim Bakohumas) Tingkat Kabupaten Enrekang.

Acara ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Enrekang, para Forkopimda Kab. Enrekang, Para Kepala OPD, Kepala Kantor Instansi Vertikal, Para Pimpinan BUMN/BUMD Se Kab. Enrekang, Para Camat, Para Kepala KUA dan Kepala Desa se Kabupatem Enrekang.

Dalam sambutan Bupati Enrekang H. Muslimin Bando, M.Pd, menyampaikan beberapa hal yang harus disampaikan kepada masyarakat melalui Tim Bakohumas antara lain :

1. Keberhasilan Kabupaten Enrekang meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional, termasuk pengurangan jumlah masyarakat miskin dengan memberikan biaya transfor bagi penerima beras raskin, dan keberhasilan dalam mengenjot pembangunan infrastruktur desa.

2. Pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dan menerima perbedaan yang ada dalam masyarakat.

3. NKRI, Pancasila dan UUD 1945 tetap dijaga.

4. Pentingnya pemberantasan Narkoba.

5. Nilai fositif dan negatif penggunaan Sosial media, terutama dikalangan remaja.

demikian pesan Bapak Bupati Enrekang. 

PENANDATANGANAN PERJANJIAN KERJASAMA PROGRAM SANIMAS

Bupati Enrekang didampingi Kadis Perumtarkin Kab. Enrekang Drs.  Abdul Latif,M.Si menghadiri acara penandatanganan perjanjian kerjasama dengan direktur PPLP kemen PUPR Bapak Dodi Krispratmadi. Di hotel sanur paradise Bali jalan hang tuah No. 46 hari ini selasa 23 mei 2017 Dalam rangka penerimaan bantuan sanitasi masyarakat yang akan ditempatkan di kelurahan bangkala kec. Maiwa.

kegiatan ini dihadiri langsung dan dibuka oleh dirjen cipta karya Kementerian PUPR Bapak Ir.  Sry Hartoyo Dipl, SE ME dan seluruh bupati walikota yg mendapat bantuan se-Indonesia.

Dirjen ciptakarya dalam sambutannya mengharapkan ada Singkronisasi program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah semoga program ini dapat berjalan dengan baik agar sanitasi masyarakat lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat sesuai dengan harapan. Pemerintah daerah  sangat merespon dengan adanya program sanimas ini.

Empat Sekda dari Jawa Belajar Pengembangan Bawang Merah di Enrekang

Enrekang -Wakil Bupati Enrekang, HM Amiruddin, menerima rombongan dari Bank Indonesia (BI) dan Sekda dari empat kabupaten di Pulau Jawa Rabu (17/5/2017). Pertemuan ini dalam rangka sharing informasi program kerjasama pengembangan klaster pemicu inflasi daerah (klaster bawang merah).

Rombongan yang terdiri dari Kepala BI PTW Kabupaten Purwokerto, Ramdan Deni Prakoso; Manager BI, Purwokerto Joko Juniwarto; Sekda Kabupaten Banjarnegara, Fakhruddin Slamet Susiadi; Sekda Banyumas, Wahyu Budiman; Sekda Cilacap, Sutarjo; Sekda Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Kadis Pertanian, Lily Purwati; dan beberapa Kabiro dari BI.

Kunjungan mereka dalam rangka meninjau klaster bawang merah di Marena, Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, dan cabai rawit di Kecamatan Curio binaan Bank Indonesia (BI) Makassar.

Kabid Holtikultura Kabupaten Enrekang, Additional, mengatakan, kunjungan tersebut semacam study banding untuk melihat perkembangan bawang merah dan cabai. Pasalnya, Enrekang masuk urutan ke empat dari kabupaten penghasil bawang merah di Indonesia.

“Enrekang masuk urutan keempat setelah Brebes, Bima, dan Nganjuk kemudian Probolinggo. Produksi bawang merah kita tahun 2016 sebanyak 8.500 ton dengan lahan tanam 8.500 hektar. Harga bawang merah pada saat itu rata-rata 20 ribu/kg berarti nilainya Rp 1,7 triliun,” kata Addi.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati HM Amiruddin, mengatakan, kunjungan ini adalah hal yg bangus. Minimal bisa sharing untuk saling memberikan informasi.

Menciptakan strategi agar kita sebagai pemasok bawang merah tidak dipermainkan oleh para tengkulak.

“Saling berkomunikasi mengambil langkah stratengi agar petani tidak dirugikan. Kebetulan yang hadir adalah penghasil bawang merah sehingga kita bisa melahirkan ide-ide yang bisa menghidupkan petani,” kata Amiruddin.

Amiruddin menambahkan, harus ada langkah-langkah yang lebih strategis dan melibatkan semua orang yang berkaitan dengan kesejahteraan petani bawang. Permasalahan utama adalah terjadinya fluktuasi harga sistem distribusi yang seharusnya.

“Jika produksi bawang kita melimpah, jangan ada import bawang merah. Harus mengatur jadwal tanam untuk mencegah harga bawang tidak anjlok secara drastis,” tutup Amiruddin.(*)

Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kabupaten Enrekang

 

Enrekang.– Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2  Mei 2017, diharapkan menjadi momentum dalam mempercepat pendidikan yang merata dan berkualitas, terutama dalam menghadapi fenomena dunia yang berubah sangat cepat, sehingga menuntut seluruh masyarakat harus dapat menjangkau layanan pendidikan.

Bupati Enrekang, H. Muslimin Bando dalam amanat seragam menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional pada upacara Hardiknas di Lapangan Abu Bakar Lambogo Batili Enrekang, Selasa (2/5), mengatakan, untuk mewujudkan pendidikan merata dan berkualitas, maka hendaknya kita memahami terlebih dahulu jika reformasi pendidikan bukan sesaat dan jangka pendek, sehingga perlu dilaksanakan sistematis, prosedural dan bertahap, karena itu perlu dukungan dan partisipasi konstruktif semua jajaran pelaksana pendidikan, pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat, termasuk didalamnya kita masyarakat Massenrempulu Enrekang, kata Bupati Enrekang dihadapan peserta upacara yang dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, satuan pendidikan, ormas keagamaan/masyarakat dan SKPD.

Dalam rangka mendukung pemerataan dan peningkatan kualitas, maka saat ini pemerintah telah memulai reformasi pendidikan nasional pada tataran konseptual maupun manajerial, diantaranya melalui pembinaan dan pembentukan karakter dasar sebagai fundasi dan ruh pendidikan, serta pada jenjang pendidikan lanjut peserta didik diharapkan untuk mengaktualisasikan diri dengan keterampilan dan keahlian.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Bupati Enrekang H. Muslimin Bando mengingatkan, seluruh peserta upacara dan masyarakat luas sedini mungkin membudayakan Tri-Pusat pendidikan, yakni lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat yang saling berhubungan simbiotis dan tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. (McEnrekang).

 

PERSIAPAN KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (KB)

Rapat Persiapan percepatan pelaksanaan kampung KB di Pendopo Rujab Bupati Enrekang pada Kamis, 27/4-2017.
 
Adapun rapat ini dipimpin oleh Sekertaris DPPKB Kab.Enrekang H.Firman Hasri & dihadiri oleh 12 koordinator PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana) Kecamatan.
 
Di hadapan PKB H.Firman Asri dalam arahannya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kelompok kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah kampung KB untuk menjadi percontohan di desa-desa lainnya.
 
Adapun rencana pencanangannya dari 12 kecamatan akan ditentukan kemudian setelah semua persiapan telah dirampungkan.
 
Masing-masing koordinator PKB (Petugas Keluarga Berencana) secepatnya melaporkan kegiatannya untuk direkapitulasi dan dilaporkan secara berjenjang ke Sekda Kab.Enrekang dan selanjutnya ke Perwakilan BKKBN Prov.Sulsel.
 
(Muhammad Jufriadi Staf DPPKB Kab.Enrekang)

PERAYAAN HARI ULANG TAHUN (HUT) KE-57 KABUPATEN ENREKANG

Gubernur Sulawesi Selatan Sahrul Yasin Limpo (SYL) dan wakilnya Agus Arifin Nu’mang menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Kabupaten Enrekang yang digelar di Lapangan Langsagaga, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, Minggu (19/2/2017).

Pada acara ini Gubernur dan Wakil Gubernur  mengenakan pakaian adat, songkok recca bersulam emas, keduanya disambut Bupati Enrekang Drs.H.Muslimin Bando,M.Pd dan wakil Bupati  H.M.Amiruddin, SH diiring Marching band dari SMAN 1 Maiwa serta tari padduppa dan tari Pajjaga.

Pada acara HUT ke-57 kabupaten Enrekang, Syahrul Yasin Limpo akan meresmikan enam gedung baru.

Dalam rangka HUT kali ini sebelumnya dilaksanakan beberapa acara antara lain : Senam massal dalam rangka memperingati HUT Kab.Enrekang Ke-57,

 

Gubernur Sulsel Sumbang Rp2,3 Miliar di HUT Enrekang

ENREKANG — Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyumbangkan bantuan senilai Rp2,3 miliar pada puncak peringatan Hari Jadi Enrekang. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Langsagaga Maroangin, Kecamatan Maiwa, Minggu (19/2).

Bantuan tersebut ditujukan untuk pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Enrekang. SYL dalam sambutannya mengatakan, income per kapita di Kabupaten Enrekang terus naik. Dari Rp26 juta menuju Rp30 juta.

“Ini menunjukkan Bupati dan Wakil Bupati Enrekang punya kinerja yang nyata. Pelayanan pendidikan dan kesehatan di Enrekang juga tersedia dengan baik, bahkan melampaui daerah-daerah lain yang ada di Sulsel,” puji Syahrul.

Selain itu, Syahrul juga memuji kondisi Enrekang yang damai, dan harus dijaga. “Di Enrekang ini, pengangguran cuma satu persen lebih, tidak ada kabupaten yang capai seperti itu. Berarti, pengangguran di sini masih sedikit,” kata Syahrul.

Di antara pencapaian tersebut, kata Syahrul, masih banyak hal yang harus dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Enrekang. Di antaranya, ketentraman yang harus memiliki kualitas yang lebih tinggi dibanding apa yang dicapai sekarang. Keteraturan juga harus dijaga dengan baik, khususnya dalam hal kondisi keagamaan.

“Pencapaian Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Enrekang, merupakan yang kedua di Sulsel. IPM menunjukkan keteraturan. Jaga ini, karena keteraturan kehidupan berjalan karena masyarakat memegang adat, agama, dan budayanya,” ujarnya.

Menurut Syahrul, Enrekang kaya akan sumber daya alam. Namun, dibutuhkan terobosan dan inovasi agar tidak kalah dari kabupaten lainnya. Harus hadir kebersamaan untuk mengambil peran dalam pembangunan. Tidak hanya pemerintah, tapi seluruh stakeholder yang ada.

“Kalau mulai dari desa mengambil tanggung jawab untuk memulai kehidupan yang lebih baik, membangun pertanian dan peternakan, memperbaiki seluruh aspek untuk memperbaiki perkebunan, kemajuan dalam waktu singkat pasti dicapai,” terangnya