Kepala Daerah

Bupati : Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd
Wakil Bupati : Drs. H. M. Amiruddin, SH
Sekda : Drs. H. Chairul Latanro, MM

Goverment Public Relation
APLIKASI
Kalender
December 2017
M T W T F S S
« May    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Statistik Pengunjung
Hari ini : Wednesday, 13 December 2017 00:00
Pengunjung hari ini : 98
Pengunjung kemaren : 116
Halaman dikunjungi hari ini : 284
Sistem Operasi :
Browser :
IP : 54.163.61.66
Pengunjung online : 1
Admin online: 0
Google Map

ENREKANG OPTIMIS JADI TUAN RUMAH FESTIVAL BAWANG MERAH TINGKAT NASIONAL

Ketua Asosiasi bawang merah Kabupaten Enrekang, H. Djajadi Silamma, memberi apresiasi atas penunjukan Bumi Massenrempulu, sebagai tuan rumah gelaran Festival Bawang Merah Tingkat Nasional.
 
” Festival Bawang Merah Tingkat Nasional rencananya akan digelar di Kabupaten Enrekang Propinsi Sulawesi-Selatan pada Oktober 2017 mendatang, kegiatan ini akan mempertemukan seluruh perwakilan petani bawang unggulan dari sentra-sentra produksi bawang merah di seluruh Indonesia,” kata H. Djajadi.S menanggapi terpilihnya Enrekang sebagai pelaksana festival, di Enrekang, Rabu (12/4). Dalam hal ini, Bank Indonesia (BI) yang menginisiasi festival tersebut,
 
Menurutnya, terpilihnya Enrekang sebagai tuan rumah festival tidak terlepas dari keberhasilan bidang pertanian, utamanya produksi petani bawang merah yang mencapai 6.000 ton, dengan lahan pertanian yang tersebar di Kabupaten Enrekang seluas 8.500 hektare.
 
 “Petani bawang kita dalam per hektarenya menghasilkan 10 ton. Sedangkan luas lahan pertanian bawang merah kita 8.500 hektare,” kata H. Djajadi.S. menambahkan.
 
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Enrekang, Arsil Bagenda mengatakan, saat ini mulai menggodok dan merancang gelaran Festival Bawang Merah Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Enrekang sehingga nantinya bisa sukses sebagai penyelenggara dan sukses sebagai tuan rumah,
 
” kegiatan ini akan menjadi momen penting memperkenalkan Kabupaten Enrekang sebagai salah satu sentra pertanian di kawasan Indonesia Timur, terutama pada beberapa produksi unggulan pertanian, tidak hanya sebagai sentra bawang merah, tetapi juga penghasil cabe, tomat, kopi dan sejumlah komoditas holtikultura lainnya,” tutup Arsil Bagenda. (McEnrekang.L)     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *