Berita Pemerintahan

//Berita Pemerintahan
Berita Pemerintahan 2017-03-10T13:35:58+00:00
Tuesday, 17 September 2019 05:35 / Pemerintahan

Seluruh Kasubag Kepegawaian OPD Enrekang Ikuti Pelatihan Sertifikasi Manajemen ASN

Enrekang.- Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui BKDD berkomitmen meningkatkan kapasitas ASN dengan mengikutkan Kasubag Kepegawaian
sebanyak 39 Orang dalam pelatihan dan sertifikasi manajemen ASN.


Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah BKD Enrekang, drh. H. Junwar. M.Si mengatakan untuk mewujudkan profesionalitas dan akuntabilitas pengelolaan ASN, program pelayanan kepegawaian perlu dibangun sistem penjaminan kompetensi bagi ASN yang bertugas dalam penyelenggaraan manajemen ASN.


Upaya ini dicapai melalui sistem pengembangan dan pemeliharaan kompetensi, sehingga pelaksanaan tugas pengelolaan kepegawaian dan penyelenggaraan manajemen ASN dilakukan secara profesional, efektif, dan efisien, karena itu ASN pejabat kepegawaian diikutkan dalam pelatihan ini.


“ ini untuk Menjamin akuntabilitas pelaksanaan pengelolaan kepegawaian, dengan sertifikasi kita ingin memastikan terpenuhinya kompetensi Pejabat Pengelola Kepegawaian sesuai dengan jenjang jabatannya,” kata Kepala BKD Enrekang drh. H. Junwar. M.Si usai menghadiri kegiatan tersebut.


Menurutnya, Pelaksanaan pelatihan teknis kompetensi manajemen ASN berbasis kompetensi yang ditandai dengan kurikulum dan modul, disesuaikan dengan standar kompetensi jabatan pengelola kepegawaian sesuai dengan jenjangnya, yaitu Pelaksana, Pengawas, Administrator dan JPT Pratama.


“Ciri lainnya, pelatihan ini menggunakan pendekatan studi kasus dan rencana tindak lanjut (action plan) di instansi masing-masing sesuai dengan hasil pembelajaran selama pelatihan,” tambah drh.H.Junwar.M.Si
Sistem sertifikasi kompetensi ini sebagai bukti formal penguasaan kompetensi teknis manajemen ASN bagi setiap pengelola ASN. Kompetensi teknis tersebut sebagai pernyataan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai kewenangan jabatannya, sekaligus mewujudkan pelayanan kepegawaian yang akuntabel.


Selain itu, untuk menjamin profesionalisme penyelenggara manajemen ASN perlu dipastikan kompetensinya melalui sistem sertifikasi manajemen ASN. Pejabat dengan kemampuan tersebut akan menentukan perbaikan sistim administrasi kepegawaian di Kabupaten Enrekang.
Karena itu, drh.H.Junwar.M.Si berharap seluruh pejabat kepegawaian OPD Enrekang, yang telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi tersebut, dapat menerapkan profesionalisme dalam bekerja sesuai tugas dan fungsi sesuai kompetensi manajemen ASN.


Pelatihan dan Sertifikasi Manajemen ASN diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara BKN Kantor Regional IV Makassar, berlangsung selama dua hari, mulai Senin 16/9/2019 s/d 17/9/2019, bertempat aula lagaligo BKN Regional IV Makassar.(Mc.Lubis)

Monday, 16 September 2019 10:31 / Layanan Publik, Pemerintahan

Pemkab Enrekang Sharing Knowledge Aplikasi Dan Teknologi Dengan Pemkab Banyuwangi

Enrekang, – Pemerintah Kabupaten Enrekang mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan sharing knowledge aplikasi dan teknologi dari Pemkab Banyuwangi.

hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Enrekang Drs.H.Muslimin Bando, M.Pd dengan Bupati Banyuwangi, H. Abdullah Azwar Anas, S.Pd, S.S, M.Si, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Oleh DR. H. Baba, SE, MM dengan Sekda Kabupaten Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M. Si, Minggu (15/9/2019) pukul 10.00 WIB bertempat di Rumah Budaya Kebo Keboan, Alasmalang, Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi.

“Saya sangat gembira dengan hadirnya empat bupati bersama jajarannya di Banyuwangi. Ini kesempatan bagi kami untuk saling tukar ilmu dan program pembangunan untuk pengembangan daerah,” kata Anas

Selama di Banyuwangi, Bupati Banyuwangi mengajak berkeliling menyaksikan sejumlah atraksi seni budaya rangkaian Banyuwangi Festival. Mulai dari Festival Lembah Ijen, Fish Market Festival, hingga tradisi Kebo-keboan Alasmalang.

“Kami sengaja menunjukkan baik peran swasta maupun desa yang sama-sama bergerak memajukan daerah lewat atraksi wisata. Bahwa dalam membangun daerah, pemerintah perlu hadir sebagai pendorong untuk kemudian berkolaborasi bareng dengan masyarakat maupun pihak swasta untuk mengembangkan daerah,” kata Anas. 

Bupati Enrekang, mengatakan kunjungannya ke Banyuwangi karena tertarik dengan konsep Mal Pelayanan Publik yang telah didirikan Banyuwangi sejak 2017 lalu. “Kami ingin membuat hal serupa di Enrekang, karena mall semacam ini terbukti sangat memudahkan warga dalam mengakses pelayanan publik,”.

Selain mall pelayanan publik,. Enrekang juga ingin belajar pengembangan pariwisata daerah. “Perkembangan wisata Banyuwangi yang ditunjang dari beragam atraksi seni dan tradisi rakyatnya menjadi media promosi yang ampuh untuk mendatangkan wisatawan ke Banyuwangi. Ini patut dicontoh,”  imbuhnya.

Adapun Kerjasama antara Pemkab Enrekang dengan Pemkab Banyuwangi tentang Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Perencanaan, Penganggaran dan Pelaporan (SIMRAL), SIMBADA, E-PAD, E-BPHTB, E-Kinerja serta E-Audit di Kabupaten Enrekang.

Sehari sebelumnya, yakni Sabtu(14/9/2019), Bupati Banyuwangi menggelar Gala Dinner di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, selain Kabupaten Enrekang, pada kesempatan yang sama tiga kabupaten lain juga menandatangani MoU dengan Kabupaten Banyuwangi yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara , Kabupaten Konawe Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur.

Thursday, 5 September 2019 06:19 / Pemerintahan

110 Anggota BPD Perwakilan 14 Desa Di Enrekang Dilantik Dan Diambil Sumpah/Janji

post thumbEnrekang,  – Sebanyak 110 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perwakilan dari 14 desa yang telah melakukan pemilihan, dilantik dan diambil sumpah/janji oleh bupati Enrekang Sulawesi-Selatan, H.Muslimin Bando yang diwakili Asisten I Pemerintahan, serentak diruang pola kantor Bupati Enrekang, Kamis (5/9/2019).

Asisten I Pemerintahan Setda Enrekang Hamsir mengatakan, pelantikan serentak dilakukan karena anggota BPD terpilih harus segera melaksanakan persiapan tahapan pemilihan kepala desa diwilayah kerja masing-masing.

“Setelah pelantikan ini, seluruh anggota BPD harus bergerak cepat memulai tahapan dan menyiapkan pelaksanaan pilkades serentak pada Oktober bulan depan,” kata Hamsir usai melantik dan mengambil sumpah/janji BPD terpilih.

Menurutnya, seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), harus menjadi corong suara masyarakat desa, dan terpenting mendukung program membangun dengan bermitra pemerintah desa setempat.

”BPD merupakan bagian dari pemerintahan desa, karena itu dengan tugas fungsinya membangun desa, mereka bermusyawarah dan mengajak seluruh masyarakat ikut bergotong royong,” tambah Hamsir

Untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan disetiap desa, diupayakan dilaksanakan bersama-sama atau bergotong-royong. Dengan harapan manfaatnya akan lebih terasa oleh masyarakat sesuai dengan peraturan perundang–undangan.

”Dana desa nanti kalau diformasikan dengan pola gotongroyong tentu akan bertambah baik, sebagai contoh kalau biasanya di proyekkan dapat 200 meter, tetapi kalau dengan pola gotong royong bisa mencapai 1 km lebih, tetapi ini harus selaras atau sesuai dengan undang – undang yang berlaku.” Katanya

Setiap tahun dana desa terus ditingkatkan, untuk itu tetap fokus, rencanakan pembangunan dengan jelas, sehingga nantinya penggunaan dana desa bermanfaat, dan sebisa mungkin dapat dinikmati seluruh masyarakat yang ada.

Melalui Asisten I, Bupati menyampaikan kepada anggota BPD yang baru dilantik, agar dalam pelaksanaan pembangunan di desa harus tetap menjunjung tinggi rasa kebersamaan, saling menghormati dan melaksanakan prinsip gotongroyong jangan sampai saling menjatuhkan.

“Jangan bertengkar, tidak akur, menjadi oposan, saling menjatuhkan, saling jegal, untuk itu apapun harus dimusyawarahkan dengan prinsip gotongroyong. Dinamisasi boleh, kritik, saran, prinsip membangun harus tumbuh dan berkembang karena itu merupakan bagian dari pembangunan,” tegasnya.

Peresmian anggota Badan Permusyawaratan desa BPD masa jabatan tahun 2019 – 2025 merupakan anggota BPD perwakilan desa diantaranya berasal dari desa Tindalun, Bambapuang, Tungka, Parinding, Puncak Harapan, dan beberapa desa dari kecamatan Maiwa. Kegiatan ini dihadiri Kepala BPMPD Hj. Subaedah Bando dan sejumlah kepala OPD, Camat dan masing-masing kepala desa Anggota BPD yang dilantik.  (McEnrekang/Lubis)

 

Tuesday, 3 September 2019 05:09 / Pemerintahan

UJI POTENSI DAN KOMPETENSI ASN PEMKAB ENREKANG

Enrekang- Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Enrekang  drh. Junwar mengatakan, hasil uji potensi dan kompetensi pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Pejabat Pengawas ASN menjadi salah satu cara mengukur kemampuan individu seorang pejabat pada bidang tugas yang diemban sehari-hari.

Sebelumnya pada Senin (2/9/2019) bertempat diruang pola kantor Bupati Enrekang, sebanyak 600 orang ASN golongan III dan IV lingkup pemerintah Kabupaten Enrekang, telah mengikuti uji potensi dan kompetensi kerjasama BKD Enrekang dan Universitas Negeri Makassar UNM bersama tim Assesor yang dipimpin oleh Prof Dr.M. Arifin Ahmad. MA dan Dr. Sulaeman

“Kita ingin memotret setiap pejabat potensinya seperti apa atau mengukur kemampuan secara individu. Dengan adanya uji potensi dan uji kompetensi kita bisa mengukur apakah dia masih mampu diposisinya sekarang atau  tidak. Dengan cara seperti ini kita berharap sudah terpotret kemampuan mereka ada dimana,” kata Kepala BKDD Enrekang, drh.Junwar di kantor Kominfo dan Statistik, Rabu (4/9/2019).

Menurutnya, nantinya setelah keluar hasil Uji potensi dan kompetensi dari UNM, ini akan dijadikan salah satu alat ukur Bupati dan Wakil Bupati untuk  menempatkan para Pejabat sesuai kemampuannya.

“ hasil uji ini akan menghasilkan ASN berkualitas disetiap bidang kerjanya. Indikatornya tiga yakni, pindah keatas (promo), pindah kesamping ataupun bahkan tetap tinggal ditempat,” tambah drh.Junwar

Selain itu, Uji potensi dan kompetensi juga menjadi cara BKDD Enrekang memiliki Bank data, yang bukan hanya sekedar data fisik tapi juga data kemampuan seluruh ASN golongan III keatas.(McEnrekang.Lubis)

 

Tuesday, 27 August 2019 06:59 / Layanan Publik, Pemerintahan

PEMKAB ENREKANG LAUNCHING JARINGAN FIBER OPTIK DAN PENDAMPINGAN ADMIN WEBSITE

Enrekang – Setelah diujicobakan selama dua minggu lamanya, central digital jaringan terkoneksi antar Organisasi Perangkat Daerah OPD, pemakaian Jaringan Fiber Optik akhirnya dilaunching oleh Wakil Bupati Asman,SE diruang Pola Kantor Bupati Enrekang Sulawesi-Selatan, Selasa (27/08/2019).

Wabup Enrekang, Asman SE, mengatakan, dalam merespon tuntutan dan kebutuhan perkembangan zaman, pelayanan publik berbasis elektronik yang dipusatkan di Dinas Kominfo-Statistik Enrekang, merupakan langkah maju merespon kemajuan teknologi informasi.

“suka tidak suka, pelayanan publik berbasis elektonik harus dijalankan seluruh OPD, karena itu kita tidak boleh tertinggal zaman, namun kita yang harusnya meninggalkan zaman,” kata Asman dihadapan seluruh admin Website perangkat daerah.

Menurutnya, pemanfaatan jaringan terkoneksi antar Organisasi Perangkat Daerah tersebut, menjadi solusi dalam merespon pelayanan publik yang sering terkendala jaringan internet di satuan kerja. Karena itu, Kepala OPD diminta menjawab respon tersebut dengan memaksimalkan tenaga IT.

Selanjutnya, Wakil Bupati Asman SE mengungkapkan, dari central digital monitoring sudah terpapar secara lengkap koneksi jaringan antar OPD. Seluruh aktifitas elektronik yang dilakukan dalam pelayanan publik terdeteksi dari layar monitor.

“jadi aktifitas OPD memanfaatkan jaringan yang telah dipasang disana, dapat termonitor aktifasinya, kalo belum memanfaatkan jaringan tersebut maka dalam layar monitor ini tampak belum ada tampilan servernya sedang aktif,” tambah Asman.

Oleh sebab itu, adanya jaringan terkoneksi antar OPD nantinya mudah diakses masyarakat luas, meski dalam tahap awal pengoperasian jaringan berbasis elektronik ini butuh penyempurnaan perangkat dan tenaga operasionalnya.

Pelayanan publik berbasis elektronik dalam E-goverment sudah menjadi visi dan misi bupati Enrekang dapat diwujudkan dengan optimal dalam tahapan waktu yang tidak lama. Harapannya jangan berhenti sampai disini, karena pemerintah kabupaten Enrekang dalam melaksanakan pelayanan publik berbasis elektronik, akan terus melaukan inovasi lanjutan termasuk penambahan sejumlah perangkatnya.

Setelah dilakukan Lounching Pemanfaatan Jaringan Fiber Optik, dilanjutkan kegiatan pendampingan Admin pengelola Website perangkat daerah setiap OPD.(McEnrekang.Lubis)

Wednesday, 21 August 2019 07:51 / pelantikan, Pemerintahan

Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Anggota DPRD Enrekang Periode 2019-2024

 
post thumb

Enrekang,  – Ketua Pengadilan Negeri Enrekang Sulawesi-Selatan Karsena, SH.MH melantik dan mengambil sumpah janji 29 anggota DPRD Enrekang periode 2019-2024, di ruang Rapat Paripurna, Rabu (21/8/2019).

Rapat Paripurna Istimewa pelantikan dan pengambilan sumpah yang dipimpin Ketua DPRD 2014-2019 Disman Duma, dihadiri Bupati Enrekang H. Muslimin Bando bersama Wabup Asman, pimpinan Forkopimda, ketua OPD dan juga tamu undangan.

Ketua DPRD Disman mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak eksekutif yang telah bekerja sama dengan baik selama 5 tahun terakhir ini.

“Ini pertemuan paripurna terakhir saya, rapat istimewa ini merupakan rapat terakhir saya sebagai ketua DPRD Enrekang periode 2014-2019, dan selanjutnya akan dipimpin oleh Ketua DPRD sementara sebelum terpilihnya pimpinan DPRD definitif,” kata Disman Duma.

Sebelumnya, KPUD Enrekang telah menetapkan 30 nama  anggota DPRD Enrekang terpilih untuk pemerintah Kabupaten Enrekang Periode 2019-2024 untuk dilakukan proses pelantikan.

Namun pada hari “H” hanya 29 yang hadir, 1 orang anggota DPRD tidak dapat hadir karena berhalangan, yaitu Ismail Hamid dari PAN karena sedang menunaikan Ibadah Haji. (mcEnrekang/ Lubis).

 

Saturday, 17 August 2019 01:57 / Pemerintahan, Pendidikan

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Enrekang

 

Enrekang – Sebanyak 73 orang anggoa Paskibraka Kabupaten Enrekang dikukuhkan Bupati Enrekang H.Muslimin bando di Ruang Pendopo Rujab Enrekang, Jumat (16/8/2019), dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, serta pelatih Paskibraka dari TNI-Polri.

Setelah melalui penggemblengan selama satu bulan lebih pada pemusatan latihan, Paskibraka Kabupaten Enrekang dikukuhkan untuk melaksanakan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, pada 17 Agustus 2019.

Bupati Enrekang, H.Muslimin Bando didamping Wakil Bupati Asman, dihadapan siswa-siswi anggota Paskibraka mengatakan, pengukuhan ini merupakan penegasan kesiapan Paskibraka mengemban tugas berat.

Tugas mereka adalah mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

“Momen ini akan jadi sejarah dalam hidup kalian, karena itu jalankan tugas dengan kedisiplinan, sorotan dan tatap mata seluruh peserta upacara dan warga sekitar jadikan pemantik semangat untuk mempersembahkan yang terbaik,” kata Bupati memberi semangat.

Selain itu, Paskibraka juga harus menanamkan rasa bangga menjadi pilihan putra-putri terbaik di Kabupaten Enrekang. Akan mewakili seluruh masyarakat, mengibarkan bendera merah putih pada saat peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Lapangan Abu Bakar Lambogo Batili, Sabtu 17 Agustus 2019. (McEnrekang.Lubis)

Wednesday, 31 July 2019 07:06 / Pemerintahan

Enrekang Gelar Rakor Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

post thumbEnrekang- Bupati Enrekang Sulawesi-Selatan H. Muslimin Bando, mengingatkan jajarannya untuk terus bersinergi menuju kualitas lingkungan hidup yang lebih baik, dalam mengatasi permasalahan lingkungan yang ada.

Menurutnya, isu-isu pembangunan berwawasan ramah lingkungan telah menjadi tolak ukur dari pencapaian kualitas pembangunan itu sendiri, sebab degradasi lingkungan yang terjadi saat ini bisa dikatakan telah berada pada tahap kritis dan memprihatinkan, sehingga perlu perencanaan, penataan dan pengelolaan yang serius, agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir dan ditekan serta ditangani secara optimal, berdaya guna dan tepat guna.

“demi keberlangsungan hidup generasi kita, mari kita meminimalisir kerusakan lingkungan akibat ulah kita yang menyebabkan bencana,” kata H. Muslimin Bando di ruang pola kantor bupati, Rabu (31/7/2019).

Lebih lanjut dikatakan, Implementasi peraturan menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 26 tahun 2018, tentang pedoman penyusunan dan penilaian serta pemeriksaan dokumen lingkungan hidup, dalam pelaksanaan secara perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik OSS (Online Single Submission), pengembangan Jakstrada (kebijakan strategi daerah), capaian kota sehat Adipura, serta upaya pengelolaan dalam rangka meminimalisir kerusakan lingkungan akibat bencana alam.

“ini merupakan isu strategis yang mengemuka, karena itu sangat relevan melalui pelaksanaan rapat koordinasi, segala aspek akan terakomodir didalamnya,” tambah H. Muslimin Bando

Untuk mewujudkan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, tidak hanya terfokus pada aspek-aspek tersebut, namun peran serta masyarakat secara menyeluruh yang bersinergi antara pemerintah dan masyarakat demi mewujudkan tujuan ini secara optimal.

Dengan pelaksanaan rakor ini, segala upaya kita bersama khususnya dalam usaha perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, secara bersama-sama dapat terus kita lakukan, demi kelangsungan lingkungan hidup bagi anak cucu dan generasi kita yang di masa datang.

Sementara itu narasumber Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas LH Propinsi Sul-Sel DR. Surono P,St  mengatakan lingkungan hidup yang baik dan benar, merupakan hak setiap warga negara, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan, haruslah berdasarkan kepada sesi pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, sehingga tidak mengancam keberlangsungan prikehidupan manusia dan lingkungan.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar semua pelaku usaha dan pelayanan kesehatan, untuk sama-sama melaksanakan pengelolaan limbah dengan benar, demi mengantispiasi serta mengurangi resiko terjadinya pencemaran lingkungan termasuk limbah berbahaya (McEnrekang.Lubis)

Wednesday, 31 July 2019 05:10 / Pemerintahan

Bupati Enrekang Buka Gerbong Mutasi Pejabat Eselon II

Enrekang – Bupati Enrekang,Sulawesi-Selatan, H. Muslimin Bando, Selasa  (30/07/2019) sore di ruang pola, mulai melakukan pergeseran pejabat (mutasi) dengan melantik dan mengangkat sumpah 8 pejabat eselon II, untuk mengisi jabatan eselon II lingkup pemerintah Kabupaten Enrekang.

Mereka yang dilantik yaitu Andi Sapada, S.Ip.M.Si jabatan lama kepala Inspektorat jabatan baru sebagai kepala Dinas PUK, Drs. H. Haidar,MM jabatan lama Kepala BKD, jabatan baru Kepala Inspektorat, Dra. Hj. Subaedah Bando, M.AP jabatan lama Kepala DPP-KB jabatan Baru kepala DPMPD, Ir. Arsil bagenda,MM jabatan lama Kadis Pertanianjabatan baru Kadis Peternakan.

Selanjutnya, drh. Junwar,M.Si jabatan lama Kadis Peternakan, Jabatan baru Kepala BKDD, Hamsir,S.Pd.M.Pd jabatan lama Kadis Popar, jabatan baru Asisten I Setda, H. Abdullah,S.Pd.M.Pd jabatan lama Kadis PUK, jabatan Baru Kepala BPBD dan Kepala BPBD Ir. Benny jabatan baru Sekretaris Dinas Perhubungan.

Bupati H. Muslimin Bando mengatakan, mutasi pejabat eselon II merupakan hal yang lumrah sebagai bentuk penyegaran jabatan.

“Tetap ciptakan budaya kerja produktif, harmonis dalam tugas dan tanggungjawab, serta menciptakan suasana kerja yang mendukung pencapaian visi-misi menuju masyarakat Enrekang, Maju, Aman dan Sejahtera (EMAS),” kata H. Muslimin Bando.

Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik,  Bupati Enrekang H. Muslimin Bando berpesan, untuk tetap bekerja dengan cermat dan profesional sesuai tuposi dan kewenangan, bina komunikasi dan koordinasi lintas SKPD dan hilangkan ego sektoral. (McEnrekang.Lubis)

 

Tuesday, 23 July 2019 01:45 / Pemerintahan

Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi Kabupaten Enrekang

Enrekang – Pelaksanaan Pembangunan Daerah Sumber Dana APBD Kabupaten (DAU dan DAK) APBD Provinsi dan APBN ( DANA DEKON dan TP) Tingkat kabupaten Enrekang Triwulan II Tahun Anggaran 2019.(23/07/2019)

Acara berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Dihadiri Langsung oleh Bupati Enrekang, Ketua BPS Kabupaten Enrekang, kepala BAPPEDA, dan Para Peranggat Organisasi Daerah yang Terkait.

Tujuan dilaksanakan rapat Koordinasi monitoring dan Evaluasi kegiatan Penbangunan Kabupaten Enrekang Triwulan II adalah untuk mengetahui sejauh mana hasil – hasil kegiatan pembangunan Triwulan II tahun 2019, mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan pembangunan, dan juga untuk mencari solusi dan upaya yang telah dan akan ditempuh dalam menyikapi permasalahan tersebut.

Dalam sambutanya Bupati Enrekang, rapat koordinasi dan pengendalian pelaksanaan pembangunan Triwulan II yang secara berkala dilakukan oleh BAPPEDA, dijadikan sebagai forum untuk mendiskusikan langkah percepatan baik oleh para kepala OPD, PPK dan PPTK maupun pelaksanaan kegiatan ( kontraktor) , utamanya kegiatan yang belumencapai target pada triwulan II ini.

Perlu juga dilakukan monitoring lapangan secara terpadu antara OPD terkait ( BAPPEDA, bagian pembangunan Setda, Inspektorat agar supaya kondisi lapangan sesuai dengan apa yang dilaporkan.

Khusus untuk dana alokasi khusus (DAK) dan dana yang sifatnya bantuan lainya agar tetap memprhatikan aturan – aturan pelaksanaan yang dikeluarkan oleh kementrian terkait, masing-masing bidang DAK termasuk Aturan perencanaan dan pelaporan untuk penyaluran anggaran dari kementrian keuangan, hal ini sangat penting untuk menghindari Sanksi yang diberikan oleh pemerintah pusat yang disebabkan oleh karena tidak tertib dalam pelaporan penggunaan dana DAK dan bantuan lainya.

Di ahir sambutanya Bupati Enrekang mengharapkan kepada semua Pimpinan OPD yang terkit, untuk memperhatikan penyebab keterlambatan kegiatan sehingga dapat dilakukan upaya percepatan pelaksanaan yang bersifat berkala baik secara Vertikal maupun Horizontal sehingga program kegiatan pada OPD bisa terselesaikan dengan tepat waktu, tepat pelaksanaan, tepat mutu dan tepat keuangan.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Monday, 15 July 2019 15:34 / Pemerintahan

Wabup Enrekang Ajak Generasi Muda Ciptakan Ide Bisnis

post thumbEnrekang  – Wakil Bupati Enrekang Asman, mengajak seluruh generasi muda Massenrempulu Enrekang, untuk lebih mandiri, kreatif dan menciptakan ide bisnis, terutama membangun pedesaan dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Ketika membuka Seminar Kewirausahaan implementasi ekonomi kreatif, Wabup Enrekang Asman mengatakan, pada tingkat pedesaan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), dapat dijadikan wadah dalam memulai membangun ide kreatif menciptakan inovasi, yang bermanfaat bagi generasi muda dan pada masyarakat umum.

“Seminar Kewirausahaan, menggugah generasi Muda, Mandiri & Kreatif dalam menciptakan ide bisnis, merupakan suatu kegiatan yang bersifat edukatif dan wahana menambah wawasan masyarakat berwirausaha, apa yang harus dilakukan ketika membuka usaha, dan bagaimana mengembangkan usaha itu menjadi lebih dikenal oleh masyarakat,” kata Wabup Enrekang, di ruang pola, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Senin (15/7/2019).

Menurut dia, untuk kebanyakan kalangan pemuda dan pemudi di Enrekang, Paradigma yang terbangun yakni, keinginan mendapatkan uang dalam jangka waktu yang relatif cepat, disertai dengan nilai yang tinggi, sehingga mereka berusaha mencari pekerjaan yang diinginkan, tanpa mengindahkan dan mau menggali potensi positif dalam diri mereka, dengan menciptakan suatu usaha baru yang memang selain dapat bermanfaat bagi diri sendiri namun mempunyai value added bagi orang lain.

Seminar Kewirausahaan implementasi ekonomi kreatif, diikuti seluruh perwakilan desa, dengan narasumber Bupati Enrekang, H. Muslimin Bando, Ketua HIPMI Enrekang Mitra Fahkruddin dan sejumlah narasumber dari berbagai bidang ilmu. 

Friday, 12 July 2019 05:15 / Pemerintahan

BUPATI ENREKANG MEMBUKA SOSIALISASI PAJAK DAERAH

Klaim Terbaik di Sulsel, Muslimin Bando Instruksikan ASN Rajin Bayar PajakENREKANG- Bupati Enrekang, Muslimin Bando, membuka sosialisasi pajak daerah yang digelar UPT Pendapatan Wilayah Enrekang di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Kamis (11/7/2019) siang.

Dalam kesempatan itu, Muslimin Bando, memberikan apresiasi yang besar kepada UPT Pendapatan Wilayah Enrekang.

Sebab, selama dirinya menjabat bupati, Kabupaten Enrekang selalu terbaik masalah pajak di Sulsel.

Menurut MB, penyebab Enrekang masih berada di nomor urut dua karena ternyata masih banyak kendaraan di Pemda yang sudah mati pajak.

“Jadi kendaraan yang sudah mati pajak dan sudah tidak layak pakai segera buatkan berita acara penghapusan. Atau jika masih ada harganya segera lakukan lelang,” kata Muslimin Bando.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Enrekang, mengingatkan masyarakat untuk taat bayar pajak.

Khususnya, bagi seluruh ASN Pemkab Enrekang agar tidak menunggak membayar pajak kendaraannya.

Sebab, membayar pajak sangat membantu pemerintah dalam hal pembangunan dan infrakstruktur daerah.

“Selain itu, penertiban aset daerah juga kita butuhkan karena sangat membantu Pemda untuk mempertahan WTP dari BPK,” ujarnya.

Sosialisasi pajak daerah tersebut diikuti oleh para Kepala OPD lingkup Pemkab Enrekang, ASN dan pelanggan Samsat di Enrekang.

 

Tuesday, 25 June 2019 01:50 / Agama, Pemerintahan

AMCF Sulawesi Selatan Mengadakan Training Imam Dan Khatib Di Bumi Massenrempulu

Tim Trainer AMCF Sulawesi Selatan kembali mengadakan Training Imam dan Khatib ke-89 di Bumi Massenrempulu, yang bekerjasama dengan pihak pemerintah Kabupaten Enrekang, dengan mengangkat tema “Meningkatkan Kualitas Dai Demi Meningkatkan Kualitas Umat”. 

​Training Imam dan Khatib ini merupakan agenda rutin yang diadakan oleh Tim Trainer dari Ma’had Al-Birr yang bernaung di bawah yayasan Asia Moslem Charity Foundation (AMCF).

Acara ini dibuka oleh Drs. H. Kamaruddin SL, M.Ag. selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang, dan dihadiri oleh para Trainer AMCF yang terdiri dari KH. Lukman Abd. Shamad, Lc., Dr. Ilham Mukhtar Lc., MA., Ahmad Munawwir, Lc., M.Pd.I., beserta tim training AMCF, dan juga para peserta.

​Training ini berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 24 Juni 2019 hingga tanggal 28 Juni 2019, yang berlokasi di Gedung Aula Rumah Jabatan Bupati Enrekang, sekaligus dirangkaian dengan Seleksi Tenaga Ahli Keagamaan Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini diikuti oleh 53 orang yang merupakan utusan dari beberapa kecamatan/desa dalam lingkup Kabupaten Enrekang. 

​Selama kegiatan berlangsung peserta diberikan materi-materi yang dapat menjadi bekal mereka dalam berdakwah di tengah masyarakat, yaitu Metode Dakwah, Seni Berdakwah, Manajemen Masjid, Kode Etik Dai, Menjadi Dai Positif, Public Speaking, dan materi lainnya. Selain itu juga diadakan proses seleksi Tenaga Ahli Keagamaan. Output dari kegiatan ini adalah terpilihnya Tenaga Ahli Keagamaan yang kompeten, yang mampu menjadi ujung tombak pencerahan umat, dalam rangka mewujudkan salah satu visi Kabupaten Enrekang, yaitu menjadi Enrekang Maju Aman Sejahtera Religius Berkelanjutan.

Saturday, 22 June 2019 02:10 / Pemerintahan

Bupati Enrekang Bersama Tim Penilai Hatinya PKK Di Tapong, Maiwa

Penilaian hatinya PKK tingkat nasional dirangkaikan dengan festival kreasi olahan pangan lokal non beras tingkat kabupaten Enrekang di desa Tapong kec. Maiwa (Jumat 21/06/2019)

Acara ini dihadiri Tim penilai lomba pekarangan hatinya PKK nasional beserta rombongan, para kepala perangkat daerah yang sempat hadir, para camat sekabupaten Enrekang, ketua tim penggerak PKK provinsi Sulawesi Selatan beserta rombongan, ketua tim penggerak PKK kabupaten Enrekang, kecamatan dan beserta jajaran, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda.

 

Wednesday, 12 June 2019 01:40 / Pemerintahan

Hari Ini, 27 Pejabat Eselon Dua Pemkab Enrekang Ikuti Uji Kompetensi Penyesuaian Jabatan

ENREKANG – Seluruh Pejabat eselon dua Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang bakal mengikuti Uji Kompetensi mulai hari ini.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Enrekang, Haidar saat dikonfirmasi, Selasa (11/6/2019) siang.

Menurutnya, Uji Kompetensi atau assessment untuk pejabat eselon dua tersebut bakal dilakukan di Kampus UNM Makassar selama dua hari.

Tim panitia seleksi Uji Kompetensi merupakan tim dari dua institusi yakni STIA LAN Makassar dan UNM Makassar.

“Iya jadi mulai hari ini rencana sampai besok, 27 pejabat eselon dua Enrekang ikuti assessment atau uji kompetensi di UNM,” kata Haidar.

Ia menjelaskan, pelaksanaan uji kompetensi tersebut bertujuan untuk evaluasi dan penyesuaian dalam jabatan para pejabat tersebut.

Dimana hasil dari uji komprtensi itu akan menentukan jabatan yang akan ditempati oleh para pejabat tersebut.

Sebab, bakal disesuaikan kemampuannya berdasarkan hasil tes itu dengan jabatan yang akan didudukimya.

“Jadi mereka nantinya ditempatkan sesuai antara jabatan dan kemampuan mereka. Hasilnya murni ditentukan oleh Timsel tak ada campur tangan bupati,” ujar Haidar.

Ia menambahkan, proses uji kompetensi kemungkinan baru akan selesai besok, lantaran prosesnya yang agak rumit dan tentu membutuhkan waktu.

Apalagi, para pejabat yang diuji kompetensinya akan dilakukan satu-satu atau face to face dengan Timsel.

Uji kompetensi tersebut tak hanya diikuti oleh para kepala OPD, namun Sekretaris Daerah (Sekda) Enrekang, Chairul Latanro juga bakal turut diuji kompetensinya.

(tribunenrekang.com)

Wednesday, 29 May 2019 02:30 / Pemerintahan

Raih Opini WTP, Bupati Enrekang: Buah Dari Kerja Keras

ENREKANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang berhasil mendapat penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Perwakilan BPK Provinsi Sulsel. Prestasi tersebut dicapai atas laporan hasil pemeriksaan BPK, terhadap laporan keuangan Pemerintah daerah tahun anggaran 2018 pada Kabupaten/Kota di wilayah Sulawesi Selatan.

Opini WTP adalah penghargaan yang diberikan kepada setiap kabupaten atas laporan pengelolaan keuangan daerah secara wajar sesuai dengan Standar Akutansi Pemerintah. Pengahargaan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulsel, Wahyu Priyono kepada Bupati Enrekang, Muslimin Bando, di Auditorium Kantor Perwakilan BPK Provinsi Sulsel, Selasa( 28/5/2019).

Dalam kesempatan itu, Wahyu Priyono, menyampaikan ucapan selamat sekaligus terima kasihnya kepada sembilan kabupaten di Sulsel yang mendapatkan penghargaan Opini WTP tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kabupaten yang sudah menyerahkan laporan keuangannya secara wajar. Meskipun dengan perjuangan yang cukup bera,” katanya.

Pemberian Opini WTP ini jangan sampai membuat kita terlena,” kata Wahyu Priyono.

Menurutnya, raihan Opini WTP bisa saja turun tahun depan jika kinerja itu tidak dijaga dan dipertahankan. Oleh karena itu perlu adanya komitmen dari semua pihak untuk mempertahankan opini tersebut.

Sementara Bupati Enrekang, Muslimin Bando, mengatakan Opini WTP yang diperoleh Kabupaten Enrekang diraih dengan kerja keras dan penuh perjuangan.

Apalagi, menurutnya raihan tersebut baru pertama kalinya disabet Kabupaten Enrekang.

“Perjuangan yang luar biasa, karena sejak Kabupaten Enrekang ada ini yang pertama kalinya meraih WTP, bahkan kita pernah disclaimer,” ujarnya.

“Jadi ini betul-betul kerja keras dari staf yang menangami laporan keuangan,”ujar Muslimin Bando.

Terkait sertifikat, yang belum terdata dengan baik, Muslimin Bando, mengatakan itu bukan persoalan.

Menurutnya, selama ini data kepemilikan aset itu tidak dapat dinilai secara wajar tapi semua aturan yang disampaikan oleh BPK sudah diikuti dengan baik. Olehnya itu, apa yang telah diperoleh dan dimiliki hari ini harus tetap dipertahankan dan kalau perlu ditingkatkan lagi.

“Semua OPD punya peran penting dalam perolehan Opini WTP ini. Tapi jika mau dibilang yang mana yang berpengaruh ada pada Dinas Pendidikan, PU, Kesehatan, dan masih banyak lagi lainnya,” tutupnya.

BPK Perwakilan Provinsi Sulsel menyerahkan Opini WTP kepada sembilan Kabupaten di Sulsel.

Sembilan Kabupaten itu adalah Enrekang, Luwu Timur, Toraja, Toraja Utara, Barru, Maros, Jeneponto, Selayar dan Luwu Utara.

(tribunenrekang.com)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wednesday, 22 May 2019 01:53 / Pemerintahan

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Ini Kata Wabub Enrekang

Enrekang – Upacara peringatan hari kebagkitan Nasional ke – 111 tahun 2019, tingkat Kabupaten Enrekang dilaksnakan di lapangan Abu Bakar Lambogo Kabupaten Enrekang, Senin (20/05/2019).

Dalam upacara  tersebut Wakil Bupati Enrekang Asman SE., bertindak sebagai Inspektur Upacara yang dihadiri Kapolres Enrekang AKBP Ibrahim Aji S.IK, Dandim 1419 Enrekang di wakili Kasdim 1419 Enrekang, Kajari, unsur Forkopimda, diikuti  oleh peserta upacara yang terdiri dari personil Polres Enrekang, Personil Kodim 1419 Enrekang, PNS, dan pelajar.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Nomor 335 Tahun 2019 tentang Pembentukan Panitia Penyelenggara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019, maka tema yang diangkat adalah “Bangkit Untuk Bersatu”.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Enrekang Asman kemudian mengimbau kepada para pemuda khususnya pelajar agar tidak luput mempelajari sejarah perjalanan bangsa terlebih saat para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan. Generasi muda atau milenial kata Asman harus paham bagaimana mahalnya harga yang harus dibayarkan oleh para pahlawan bangsa untuk merebut kemerdekaan.

Sekarang di era kemerdekaan dan kemajuan teknologi kata Asman kaum muda harus giat belajar dan membangun bangsa supaya terus melangkah maju.

“Isilah kemerdekaan ini sesuai dengan zaman nya, artinya kita melanjutkan estapet pembangunan ini dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan cita-cita bangsa,” ujar Asman

(MataKita.co)

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Wednesday, 8 May 2019 21:06 / Pemerintahan

Bupati Enrekang Gelar Buka Puasa Bersama

ENREKANG— Bupati Enrekang Drs. H. Muslimin Bando, M. Pd menggelar buka Puasa bersama  dan sekaligus silaturrahmi dengan masyarakat kabupaten Enrekang. Acara ini digelar pada hari kedua Bulan Suci  Ramadhan dan berlangsung di Rujab Bupati, Selasa (7/5/2019).

Hadir dalam acara ini pada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokah Pemuda, Tokoh Perempuan, Instansi  Vertikal, Jajaran Forkopimda, Sekda Enrekang Pimpinan OPD dan masyarakat sekitar.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Enrekang yang telah memenuhi undangannya untuk  berbuka bersama.

Meskipun disadari berbuka yang paling afdal adalah di rumah namun ada nilai  Silaturrahmi dalam berbuka bersama.

Bupati juga menyampaikan Terima kasih kepada masyarakat Enrekang  yang telah melaksanakan pesta demokrasi dengan tertib, damai dan aman.

” Ditempat ini saya dan wakil bupati mungkin baru punya kesempatan juga ingin menyampaikan ucapan terima  kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada kami untuk memimpin Enrekang 5 tahun kedepan.  Saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah ikut dalam Pilpres dan Pileg baru – baru ini” kata Bupati.

Ia menekankan bagi yang terpilih harus bersyukur semoga yang terpilih dapat bekerja maksimal untuk masyarakat  dan Kabupaten Enrekang yang kita cintai.

Sebaliknya kepada yang belum terpilihpun Bupati memyampaikan untuk  tetap bersabar karena Allah telah mempunyai rencana lain yang lebih indah.

Sebelum berbuka puasa, hadir pula, Dr. H. Rukman Abdul Rahman. S. Ag. MA Kepala MAN Baraka yang  memberikan Tausiah tentang hal – hal yang membatalkan puasa dan wudhu.

Bupati akan melaksanakn Shalat Isya dan Shalat Tarwih di Masjid Agung dan Wakil Bupati akan  melaksanakan Shalat Tarwih di Kecamatan Maiwa.

(UPEKS.co.id)

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Monday, 6 May 2019 02:04 / Pemerintahan, Sosial Budaya

Pelepasan Tim Bakohumas Oleh Bupati Enrekang

ENREKANG-Bupati Enrekang, Muslimin Bando melepas tim Bakohumas Pemkab Enrekang untuk melakukan safari Ramadan 1440 H/ 2019 M di pendopo rujab Bupati Enrekang, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Minggu (5/5/2019) siang.

Sekitar 300 orang Tim Bakohumas yang terdiri dari para muballigh dan pejabat OPD bakal melakukan safari Ramadhan di sejumlah masjid di Kabupaten Enrekang.

Dalam kesempatan itu, Muslimin Bando, mengatakan pada Safari Ramadan tahun ini, yang diturunkan adalah kader penceramah terbaik Enrekang.

Para dai atau Bakohumas dalam memberikan ceramah kepada masyarakat harus memiliki daya tarik tersendiri.

“Para Mubalig dalam menyusun materi harus mencermati apa fenomena paling aktual sehingga menarik antusias para jamaah untuk mendengarkan,” kata Muslimin Bando.

Ia menjelaskan, dalam safari Ramadhan kali ini, kurang lebih 40 persen dari jumlah masjid yang ada di Enrekang tersentuh oleh para mubaligh dan bakohumas.

Mereka bakal bersafari berkeliling masjid selama tiga malam di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Enrekang.

“Para penceramah juga akan membantu pemerintah untuk mengingatkan kewajibannya untuk membayar zakat,” ujarnya.

Ia berharap, lewat safari Ramadhan ini masyarakat bisa lebih meningkatkan keimanan dan juga mengetahui program dan progres Pemkab Enrekang.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Tuesday, 23 April 2019 20:55 / Pemerintahan

Kunker, Wagub Sulsel: Bantuan Pemprov Untuk Enrekang Tahun Ini Rp 22 Miliar

ENREKANG – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Enrekang, Selasa (23/4/2019) pagi.

Andi Sudirman Sulaiman tatap muka langsung Bupati dan Wakil Bupati Enrekang, Muslimin Bando-Asman beserta jajaran Pejabat teras Pemkab Enrekang di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang

Dalam kesempaatan itu, Andi Sudirman Suliman, mengatakan tahun ini bantuan program Pemprov untuk Kabupaten Enrekang capai Rp 22 miliar.

Bantuan tersebut meliputi insfrakstruktur jalan, termasuk irigasi, embung, bibit, Alsintan dan lainnya.

“Untuk tahap pertama ini, sudah ada Rp 7 miliar untuk infrakstruktur jalan di lima ruas terpencil. Usulan proposalnya sudah masuk dan sudah tahap verifikasi,” kata Andi Sudirman Sulaiaman.

Selain itu, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan Enrekang sangat potensi dalam pengembangan agrowisata pada bidang pertanian dan perkebunan.

Seperti pengembangan komoditi andalan yakni bawang merah, salak, dan produk perkebunan lainnya.

Hanya saja, memang diperlukan brand desain dan kajian yang harus matang untuk melakukan pengembangan yang efektif.

Menurutnya, pengembangan untuk bawang merah sangat prospek, tinggal bagaimana Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi bagaimana kajiannya untuk lakukan pengembangan.

“Enrekang ini bisa jauh lebih maju jika hilirnya bisa diatasi, jadi kita tinggal pikirkan bagaimana agar mengolah area hilir ini bisa lebih menghasilkan yang berkualitas, dan Pempros siap bantu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada prinsipnga Pemprov siap fasilitasi Kabupaten Enrekang, sisa membuat proposal yang efektif yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Kalau perlu dirangking yang mana prioritas bidang yang akan dikembangkan dan pastikan bisa berjalan efektif untuk masyarakat.

(tribunenrekang.com)

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Tuesday, 9 April 2019 03:13 / Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Enrekang Menggelar Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M

Enrekang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M di ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Senin (8/4/2019).

Kegiatan yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Enrekang itu dihadiri oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando dan Ketua MUI Enrekang, Amir Mustafa.

Dalam sambutannya, Muslimin Bando, mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan agama sebagai patron dalam membangun daerah.

Menurutnya, agama merupakan kekuatan moral etik dan spritual dalam pembangunan bangsa dan negara.

“Kita berharap dengan menempatkan agama sebagai landasan pembangunan, maka kemajuan yang kita impikan tidak menimbulkan kegersangan rohani,” kata Muslimin Bando.

Ia menjelaskan, pihaknya tak ingin hanya mencapai kemajuan dalam bidanf fisik saja, yang dapat membuat kita lupa akan nilai moral dan spritual.

Tetapi yang diinginkan adalah mencapai kemajuan yang selaras, seimbang dan serasi antara bidang fisik dan rohani.

Oleh karena itu, agama memberikan solusi keimanan dan ketaqwaan pembangunan dan memberikan solusi ketabahan, kesabaran dalam menghadapi berbagai cobaan dan perjuangan dalam mencapai kebenaran dan keadilan.

“Kalau agama benar-benar dihayati dengan tulus, maka tak ada alasan bagi kita untuk saling membenci dan memusuhi,” ujarnya.

Sementara Ketua MUI Enrekang, Amir Mustafa, mengajak masyarakat untuk senantiasa tingkatkan iman dan taqwa.

Dengan selalu memperbanyak ibadah dalam kehidupan sehari-hari khususnya di sepertiga malam terakhir.

“Selalu ingat Allah dengan Bismillah, Kalau kamu tidak bisa mengingat allah di akhir waktumu maka ingatlah Allah di awal waktumu,” tutur Amir Mustafa.

Tak lupa, Ia juga mengajak masyarakat untuk bekerja sambil zikir. Sehingga selalu mengingat dan dekat Allah dalam setiap aktivitas.

 

Thursday, 21 March 2019 06:12 / Pemerintahan

BUPATI ENREKANG MENERIMA PENGHARGAAN ANUGRAH KENCANA

Enrekang- Penyerahan penghargaan Anugrah Kencana kepada Bupati Enrekang atas dedikasi dan partisipasi dalam membangun dan mensukseskan Program KkBPK tingkat propinsi Sulawesi Selatan tahun 2019 dan sekaligus Penyematan Pin Emas.

Dalam acara tersebut dihadiri yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatab, Deputi KB/KR, plt Kabid Latbang, kepala BKKBN provinsi Sulsel, Bupati Enrekang, Bupati Gowa dan Wawali kota Pare-Pare, ketiganya diberi penghargaan Anugerah Kencana dan piagam penghargaan atas dedikasi dan partisipsi dalam membangun dan menyukseskan program kependudukan, yang diserahkan langsung oleh Deputi KB/KR.

Adapun acara  berlangsung di Ballroom Hotel Claro (20/03/2019),  selain mendapat penghargaan, Bupati Enrekang juga diberi mandat sebagai pembawa materi yang berjudul peran keluarga dalam mencegah anak lahir stunting untuk mewujudkan generasi berkemampuan tinggi 
Bupati Enrekang dalam materinya membahas secara gamblang tentang defenisi Stunting dan juga memebahas beberapa faktor yang harus menjadi perhatian keluarga:
1. Faktor Agama
2. Faktor Pendidikan
3. Faktor Ekonomi
4. Faktor Sosial Budaya 
5. Faktor Kesehatan dan
6. Faktor Peran Pemerintah

Thursday, 14 March 2019 08:06 / Pemerintahan

DI HARI JADI KE-12 KEBUN RAYA MASSENREMPULU ENREKANG (KRME) FOKUS KONSERVASI TUMBUHAN KAWASAN WALLACEA

Enrekang- Dihari jadi Kebun Raya Massenrempulu Enrekang (KRME) yang ke-12 Tahun, dimana KRME berdiri pada tanggal 14 Maret 2017, termasuk dalam ekoregion hutan hujan pamah Sulawesi dengan tema Konservasi Tumbuhan di Kawasan Wallacea, (14/03).

Adapun acara ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Enrekang,  Unsur Porkopinda, Perwakilan DPRD Kab. Enrekang, Perwakilan dari Kebun Raya Bogor, Perwakilan dari Kebun Jompie  Kodya Pare-Pare, Perwakilan Kebun Raya Puca Kab. Maros, Para Kepala BUMD/N Se Kab. Enrekang,  Para Kepala OPD dan Para Camat, dan 18 Komunitas Pecinta Alam Se Massenrempulu.

Dalam sambutannya Bupati Enrekang menyampaikan bahwa Kebun Raya Massenrempulu Enrekang bukan hanya sekadar tanaman hias saja, karena KRME adalah satu-satunya kebun raya yang terluas di Indonesia, dan di sebelah lokasi KRME ada lokasi Perkemahan Pramuka. “saya berharap agar antara Pramuka dan KRME satu kegiatan sinergitas jangan ada ego sektoral. Pramuka dan kebun raya ini bukan milik pribadi tapi ini Pemda yang punya, dan bagaimana kedua itu membangun sumber daya manusia dan bagaimana mendatangkan pendapatan, kita mau di Pramuka itu menjadi tempat Perkemahan wirakarya Nasional.

Dalam rangkaian acara tersebut dilakukan penanaman tanaman sebanyak 120 tanaman koleksi dan 120 tanaman penghijauan, lomba mewarnai dan sebelumnya juga diadakan perlombaan masak ikan antara komunitas pencinta alam.

KRME memiliki luas sekitar 300 Hektar pada ketinggian 70-155 mdpl, dengan jumlah koleksi sebanyak 73 suku, 301 marga, 464 Jensi, dan 3.403 spesimen yang terletak di Desa Batu Mila Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan, keberadaan KRME diperkuat dengan Perda Kabupaten Enrekang Nomor 11 TAhun 2012.

 

Wednesday, 27 February 2019 05:32 / Pemerintahan

TMMD KE-104 ENREKANG DIPUSATKAN DI DESA TUNGKA

post thumbEnrekang – Masyarakat Desa Tungka, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang antusias menyambut kedatangan Personel TNI dan Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Kodim 1419 Enrekang 2019.

Upacara pembukaan TMMD yang dilangsungkan Selasa (26/02) di Lapangan Desa Tungka, kecamatan Enrekang diikuti personel TN-Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 104 Kodim 1419/Enrekang, Yonif 721/Makkasau Pinrang dan Polres Enrekang dengan Bahu membahu bersama jajaran Pemerintah Daerah di wakili Satpol PP Enrekang.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Enrekang Muslimin Bando dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan TMMD. Upacara pembukaan ini dihadiri Dandim 1419/Enrekang Letkol Inf Aries Dwiyanto, Kajari Enrekang Emanuel Ahmad, Kepala Rutan Enrekang Tubagus M. Chaidir, para pimpinan SKPD se-Kabupaten Enrekang, camat, Kepala Desa dan masyarakat setempat.

Bupati Enrekang Muslimin Bando menyampaikan beberapa hal di antaranya, melalui TMMD dia mengajak masyarakat untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan kemanunggalan Rakyat dengan TNI sehingga akan tercipta kondisi yang dinamis dalam membangun desa.

Selain itu, mengajak meningkatkan kesadaran masyarakat agar berperan dalam memelihara dan mengembangkan hasil pembangunan yang akan dicapai pasca TMMD sehingga hasil pembangunan memiliki daya tahan yang lebih lama bagi masyarakat.

“Tingkatkan semangat gotong royong, partisipasi dan swadaya masyarakat dalam upaya melaksanakan pembangunan di setiap bidang di bawah pimpinan kepala desa, camat, para tokoh masyarakat serta lembaga desa bersama-sama jajaran TNI,” ujar bupati.

Selain itu dia berpesan kepada agar personel TMMD agar bisa merebut hati rakyat dengan cara berbaur, agar mendapat kecintaan dari rakyat terhadap TNI secara tulus dan ikhlas.

“Hasil TMMD ini nantinya diharapkan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Kabupaten Enrekang, khususnya Desa Tungka,” tutup Muslimin Bando.

Usai  melaksanakan Upacara Pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Posko dan Sasaran Fisik TMMD ke 104 Kodim 1419/Enrekang dan ramah tamah dengan masyarakat Desa Tungka.

Wednesday, 20 February 2019 01:54 / Pemerintahan

HUT KABUPATEN ENREKANG DI PUSATKAN DI KECAMATAN ALLA

ENREKANG – Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Enrekang ke-59, di Kecamatan Alla’, Kabupaten Enrekang, Selasa (19/2/2019) siang.

Prof Nurdin Abdullah tiba di Lapangan Abubakar Lambogo, Batili, Kota Enrekang menggunakan helikopter sekitar pukul 11.00 Wita, setelah menghadiri perayaan HUT di Pinrang.

Selanjutnya orang nomor satu di Sulsel itu menuju ke lokasi puncak perayaan HUT Kabupaten Enrekang ke-59 menggunakan kendaraan minibusnya dan tiba pukul 12.00 Wita.

Kedatangan Prof Nurdin Abdullah, disambut oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando dan Wakilnya, Asman.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu diiringi oleh musik bambu dan tarian Padduppa menuju panggung kehormatan.

Dalam HUT Enrekang ke-59 Gubernur Sulsel bakal menyerahkan secara simbolis bantuan anggaran senilai Rp 17,5 miliar.

Selain itu, Prof Nurdin juga menyerahkan bantuan satu unit ambulance ke Pemkab Enrekang.

Dan juga bantuan satu unit ambulans dari Bank Sulselbar untuk Baznas Enrekang.

“Enrekang ini luar biasa, kita di Pemprov akan selalu hadir menjadi pelayan bagi masyarakat di kabupaten,” ujar Nurdin..

HUT Kabupaten Enrekang ke-59 mengusung tema ciptakan daya tarik, tingkatkan daya saing, untuk Enrekang maju, aman, sejahtera (Emas) yang berkelanjutan dan religius.

 

Thursday, 7 February 2019 01:52 / Pemerintahan

Dana Desa Enrekang di 2019 Rp115 Miliar

Enrekang – Pemerintah Kabupaten Enrekang ikut mendapatkan kenaikan dana desa, sehingga total kucuran dana desa di 2019 ini mencapai Rp115 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Enrekang Haleng Lajju mengatakan, dana perimbangan atau dana transfer ke daerah mengalami peningkatan tahun ini. Salah satu sektor yang mengalami kenaikan, yakni kucuran dana desa (DD). Nilainya naik signifikan dari tahun lalu yang hanya mendapat jatah Rp97,7 miliar.

“Tahun 2019, naik menjadi Rp115 miliar lebih. Ada tambahan dana cukup besar. Enrekang juga tahun ini dipastikan ikut menikmati kucuran dana kelurahan. Nilainya Rp3,6 miliar,” kata Haleng Lajju usai menghadiri Musrembang tingkat Kecamatan di Enrekang, Kamis (7/2).

Haleng melanjutkan, anggaran DD yang bakal dinikmati tiap desa bervariasi, dengan rentang mulai Rp700 juta hingga Rp1,6 miliar setahun.

“Paling rendah, untuk Desa Pinang sekitar Rp700 juta, dan tertinggi Desa Parombean Rp1,6 miliar. Kucuran bisa makin besar karena masih ada alokasi dana desa (ADD),” terangnya.

Terpisah, penerima Dana Desa (DD) terbanyak Kades Parombean Abdul Rahman Rawali mengatakan, untuk pembangunan di wilayahnya memang membutuhkan dana besar. Apalagi bisa disebut desanya relatif tertinggal dibanding desa lain, terutama dari sisi infrastruktur dan sebagainya.

“Kami bersyukur mendapatkan DD lebih besar dari desa lain, karena itu pihaknya optimis pembangunan Desa Parombean tidak akan tertinggal dari desa yang ada di Bumi Massenrempulu,” tutup Kades Parombean.

Wednesday, 6 February 2019 01:48 / Pemerintahan

BKD Enrekang Masih Menunggu Kelanjutan Rekrutmen P3K

Enrekang – Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) direncanakan mulai dibuka tahun ini. Namun belum ada petunjuk teknisnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Enrekang, Haidar mengatakan, sebelumnya sudah ada arahan dari KemePAN-RB terkait P3K, namun sampai saat ini belum ada petunjuk selanjutnya.

Sebelumnya, Menteri Syafruddin telah mengungkapkan rencana tersebut pada acara Sosialisasi PP 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Rencana Pengadaan P3K Tahap I di Batam.

“Waktu itu disampaikan perekrutan akan digelar Februari ini untuk tahap I. Namun belum ada petunjuk teknisnya. Masih sebatas sosialisasi,” kata Kepala BKD Haidar disela-sela rapat pemantapan panitia pelaksana HUT Kabupaten Enrekang di ruang pola kantor Bupati Enrekang, Rabu, (06/02).

Haidar menambahkan sesuai rencana, untuk tahap I, perekrutan P3K diprioritaskan untuk eks tenaga honorer K2. Di Enrekang, masih ada 200-an eks honorer K2 yang menunggu nasib. Juga ada 40-an penyuluh yang diprioritaskan.

“Gajinya nanti tentu dianggarkan lewat DAU. Kalau pakai APBD, daerah berat sekali tentu saja untuk membiayai,” tukasnya

Meskipun demikian, saat ini pemerintah daerah melalui BKD Enrekang masih menunggu kepastian rencana perekrutan P3K.

Tuesday, 6 November 2018 05:19 / Pemerintahan

VISI MISI BUPATI DAN WAKIL BUPATI ENREKANG YANG BAKAL DIWUJUDKAN 5 TAHUN KEDEPAN

ENREKANG-Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Enrekang, Muslimin Bando-Asman membacakan visi misinya untuk periode 2018-2023 dalam Rapat Paripurna DPRD, di Ruang Sidang Kantor DPRD Enrekang, Senin (5/11/2018).

Dalam kesempatan itu, MB-Asman menyampaikan visi misinya untuk Enrekang 2018-2023 adalah ‘Emas yang Berkelanjutan dan Religius’.

MB masih memakai slogan andalannya yakni Emas yang merupakan kepanjangan dari Enrekang Maju, Aman dan Sejahtera.

Menurut Muslimin Bando, ada lima landasan utama dalam menetapkan dan mewujudkan visi misi tersebut.

Yaitu Evaluasi pencapaian pembangunan daerah Enrekang pada periode pertama kepemimpinannya.

Selain itu, dilakukan pencermatan terhadap tujuan dan sasaran pembangunan kedepan, potensi daerah yang menjadi sumber daya dalam pembangunan daerah.

“Serta issue strategis yang berkembang dan keinginan untuk menginovasi daerah dengan good goverment dan clean goverment,” kata Muslimin Bando.

Berikut visi dan misi Muslimin Bando (MB)-Asman yang bakal diwujudkan dalam memimpin Kabupaten Enrekang periode 2018-2023:

VISI: “ENREKANG MAJU, AMAN, SEJAHTERA YANG BERKELANJUTAN DAN RELIGIUS”

Enrekang 

      Dimaknai sebagai suatu kesatuan masyarakat Enrekang yang menjadi objek gerakan pembangunan daerah.

Maju

  1. Perekonomian daerah meningkat
  2. Kualitas SDM (pendidikan, kesehatan, dan kesekjahteraan)
  3. Infrastruktur lebih memadai
  4. Penerapan teknologi

Aman

  1. Keadaan yang lebih kondusif bagi aktivitas pemerintahan, sosial budaya, dan investasi
  2. Keadaan yang menggambarkan perwujudan dari kepercayaan yang tinggi dari masyarakat kepada pemerintah sehingga dapat menikmati kehidupan yang lebih baik dan bermutu.

Sejahtera

  1. Peningkatan kualitas hidup masyarakat (IPM)
  2. Peningkatan pendapatan masyarakat
  3. Penurunan angka kemiskinan 

Berkelanjutan:

  1. Menunjukkan dan mengakselerasi prioritas dan kebijakan pembangunan daerah.
    2. Memperhatikan kaidah-kaidah pembangunan yang berwawasan lingkungan, memperhatikan tata ruang dan keseimbangan.

Religius:

  1. Dimensi dari insan yang bertaqwa yakni berperilaku taat dan takut kepada Tuhan
    2. Pengembangan kepribadian dan karakter seseorang, yaitu karakter yang memiliki keteguhan terhadap nnilai-nilai agama, kepekaan sosial yang tinggi, dan mampu mengatasi persoalan dengan baik, bijak, dan tegas

MISI:

  1. Meningkatkan kualitas dan ketersediaan infratruktur pelayanan publik
  2. meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing, penguasaan teknologi, bermoral, dan berimtaq.
  3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan disertai dengan jaminan rasa aman dalam berbagai aktivitas kehidupan masyarakat tanpa diskriminasi gender
  4. Meningkatkan skala usaha ekonomi kerakyatan dan pendapatan masyarakat berbasis agribisnis dan agroindustri.
  5. Meningkatkan perekonomian daerah melalui pengelolaan sumber daya alam secara optimal dan berwawasan lingkungan.

 

Friday, 2 November 2018 10:53 / Pemerintahan

SEHARI SETELAH DILANTIK, BUPATI ENREKANG EVALUASI KINERJA OPD

Penyerahan memori jabatan dari Plh Bupati H. Chairul Latanro. MM kepada Bupati Enrekang Tepilih 2018 – 2023 Drs. H. Muslimin Bando, M. Pd disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Asisten Ekbang dan Kesejahteraan  Setda Provinsi Sulawesi Selatan Drs. Muhammad  Firda. M. Si

Acara tersebut berlangsung diruang Pola Bupati Enrekang, Kamis (1/11/2018) dan dihadiri oleh Wakil Bupati Terpilih Asman, SE, Unsur Pimpinan DPRD, Jajaran Forkopimda, Pimpinan BRI Cabang Enrekang, unsur Pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Makale, para Staf Ahli, Para Asisten, Para Pimpinan OPD dan ASN.

Bupati terpilih Muslimin Bando menyampaikan terima kasih kepada Plh Bupati Enrekang Chairul Latanro yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik selama kurang lebih 13 hari.

Selanjutnya Bupati Enrekang melakukan evaluasi kinerja OPD lima tahun kebelakang. Menurutnya masih banyak hal yang harus ditingkatkan terkait kinerja disetiap OPD terutama peningkatan kualitas dan etos kerja sebagai pelayan masyarakat.

” Para unsur pimpinan harus memperlihatkan contoh yang baik. Bagaimana bawahan bisa disiplin jika pimpinannya sendiri tidak disiplin. Masih banyak OPD yang belum maksimal kinerjanya,” kata Bupati.

Bupati meminta agar pada periode ini seluruh jajaran OPD selalu menggandeng media dalam setiap aktivitas. Ia mengatakan Media adalah salah satu jembatan untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait semua program yang dilakukan oleh masing – masing OPD.

” Setiap SKPD seharusnya menjalin kerjasama dengan media. Hal ini penting terkait program kerja yang akan dilaksanakan harus diekspose sebanyak mungkin agar dapat diketahui masyarakat”. Pungkasnya.

Wednesday, 31 October 2018 06:26 / Pemerintahan

GUBERNUR SULAWESI SELATAN MELANTIK BUPATI DAN WAKIL BUPATI ENREKANG TERPILIH

Enrekang – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah akhirnya melantik Bupati Enrekang Muslimin Bando dan Wakilnya Asman, serta Wali kota Parepare Taufan Pawe dan Wakilnya Andi Pangerang Rahim, Rabu (31/10/2018).

Pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, kota Makassar, dimana  dihadiri sekitar 400 orang, di antaranya Forkopimda Pemprov Sulsel dan pejabat pemerintah daerah dari Kabupaten Enrekang dan Kota Parepare.

Sebelum menerima SK Gubernur terkait jabatan Bupati Enrekang dan Wakil, serta Walikota Pare-pare dan Wakil, para kepala daerah ini diambil sumpahnya sesuai keyakinannya.

 

Dalam sambutannya, Nurdin Abdullah mengatakan sebagai Gubernur Sulsel atas nama Menteri Dalam Negeri RI ia melantik Bupati Enrekang dan Wakil Parepare, selanjutkan menyampaikan bahwa tugas Bupati dan Wakil Bupati saat ini sudah menunggu untuk dilaksanakan.

Untuk itu, sinergitas Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Provinsi harus terus dibangun demi terwujudnya seluruh program kerja Bupati.

“Masyarakat telah menunggu gebrakan dan program kita yang harus segera diselesaikan,” kata Prof Nurdin.

Apapun program yang akan dilakukan, lanjut Nurdin, oleh Bupati dan Walikota tidak bisa diselesaikan sendiri kecuali ada sinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

“Yang jelas kita selaku Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk melaksanakan tanggungjawab ini secara bersama sama,” ujarnya.

Sementara Muslimin Bando, mengatakan target utama dalam pemerintahan di periode keduanya memimpin Bumi Massenrempulu adalah perbaikan dalam segala sektor.

“Tentu fokus utama kita adalah melanjutkan program kerja yang telah kita canangkan di periode pertama, serta membuat kemajuan dalam segala aspek,” tutur Muslimin Bando. beliau juga berharap, masyarakat dapat memberikan dukungan dalam misinya membangun Enrekang yang lebih maju, aman, sejahtera dan religius.

 

 

Monday, 20 August 2018 04:49 / Pemerintahan

40 ASN MENGIKUTI DIKLATPIM TK IV TAHUN 2018

Tingkatkan Mutu ASN, Pemkab Enrekang dan Badan Pengembangan SDM Sulsel Gelar Diklatpim

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber daya manusia (SDM) Sulsel menggelar Pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) TK IV Angkatan CCCXX (320) 2018 di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Senin (20/8/2018).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan pengembangan SDM Sulsel, H Imran Jausi, Bupati Enrekang, Muslimin Bando, Ketua DPRD Enrekang, Disman Duma, Sekertaris Daerah, Chaerul Latanro, Kepala BKD Haidar dan para Pimpinan OPD lainnya.

Peserta diklat tersebut berjumlah 40 orang mulai dari golongan III/b dan telah menduduki jabatan eselon IV.

Dalam kesempatan itu, H Imran Jausi, mengaku, sangat bangga dengan kerjasama yang dilakukan oleh BKD Enrekang dengan Badan pengembangan SDM Sulsel.

Itu lantaran, selama ini telah terjalin sinergi yang baik antara BKD Enrekang dengan lembaga yang dipimpinnya dalam hal pengembangan mutu SDM.

“Kerjasama yang baik selama ini telah meningkatkan mutu dan kualitas SDM kita yang tentunya akan menunjang kinerja dan pembangunan daerah,” kata Imran Jausi.

Sementara Bupati Enrekang, Muslimin Bando, mengatakan penyelenggaraan Diklatpim bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk kelaksanakan tugas jabatan struktural secara profesional.

Yang tentu harus dilandasi dengan kepribadian dan etika Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan ketentuan instansinya.

“Ini juga sebagai salah satu pilar utama untuk mendukung terwujudnya visi dan misi Kabupaten Enrekang menuju Enrekang majau aman dan sejahtera (Emas),” ujarnya.

Friday, 17 August 2018 08:14 / Pemerintahan

76 PASKIBRA KABUPATEN ENREKANG DIKUKUHKAN

Enrekang – Sebanyak 76 Orang Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra) Kabupaten Enrekang dengan penuh hikmat  mengikuti prosesi pengukuhan di pendopo rumah jabatan Bupati yang dihadiri oleh Sekda Enrekang H. Chairul Latanro, Sekwan DPRD Enrekang,  Jajaran Forkopimda, Vertikal dan Kepala OPD Kabupaten Enrekang.

Dalam acara pengukuhan tersebut Bupati Enrekang Muslimin Bando mengatakan bahwa apa yang telah  dapatkan oleh Paskibra selama mengikuti pembinaan ini agar tidak disia-siakan ”Saya berharap semoga apa yang  didapat selama dalam karantina, semua yang diberikan oleh para pelatih menjadikan kalian menjadi pribadi yang  lebih disiplin dan mandiri”.

Bupati  berharap agar pada puncak pelaksanaan tugas para Paskibra berjalan sukses, lancar dan aman  tanpa ada kesalahan apapun.

 

Monday, 13 August 2018 01:59 / Pemerintahan

Bupati Lepas Langsung 187 Jemaah Calon Haji Enrekang

Enrekang— Sebanyak 187 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Enrekang resmi dilepas oleh Bupati, Muslimin Bando di Ruang Pola Kantor Bupati, Minggu malam, (12/08/2018). Jemaah haji tersebut bergabung pada keloter 35 Sulsel.

Awalnya JCH Enrekang terdiri dari 188 jemaah, masing-masing berjumlah 144 perempuan dan 44 jemaah laki-laki.  Ada satu orang bergabung ke Kota Pare-Pare.

Usia tertua 87 tahun dari Buntu Batu atas nama Dalla Rassa dan usia paling muda Muh Anjas, 22 tahun dari Kecamatan Anggeraja.  Jamaah Calon Haji Kabupaten Enrekang dijadwalkan masuk ke Asrma Sudiang, Senin, 13 Agustus.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando berharap, para jemaah betul-betul beribadah dengan baik. “Jangan pikir macam-macam, beribadah dengan baik,” ujarnya di sela-sela pelepasan berlangsung.

Dari 187 JCH Kabupten Enrekang ada lima pendamping. Muslimin Bando pun meminta agar terus memberi kabar atas kondisi jemaah-jemaah asal Enrekang.

Pelepasan JCH juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Enrekang,  Sekretaris Daerah,  Ketua DPRD , jajaran Porkopinda, Staf Ahli Pemerintahan, dan para Kepala OPD.

Wednesday, 8 August 2018 06:03 / Pemerintahan

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK & KB KAB. ENREKANG, JUARA UMUM LOMBA KKBPK

Enrekang- Dinas Pengendalian Penduduk &KB Kabupaten Enrekang, meraih Juara Umum Lomba Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dalam Rangka Harganas Tingkat Propinsi yang ke XXV.

Selain itu Kabupaten Enrekang meraih Juara 2 Tingkat Nasional Pusat Pelayanan Konseling Keluarga Sejahtera Balai KB Kec.Enrekang, dan  ucapan terima kasih kepada para penyuluh kecamatan dan semua personil DPPKB Kabupaten Enrekang dan tentunya semua OPD yang terkait.

 

Monday, 6 August 2018 06:28 / Pemerintahan

Enrekang Segera Miliki Perpustakaan Berstandar Nasional

ENREKANG – Kunjungan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI), Muh Syarif Bando beberapa waktu lalu membawa berkah tersendiri bagi pecinta literasi di Kabupaten Enrekang.

Menanggapi hal ini, Bupati Enrekang Muslimin Bando mengaku senang dan menyambut baik rencana tersebut.

“Alhamdulillah, ini adalah berkah tersendiri bagi kita. Memiliki perpustakan berstandar nasional tentu saja merupakan satu langkah maju yang bisa dicapai oleh daerah kita,” ujar Muslimin Bando, Minggu (5/8/2018).

MB mengaku, untuk melaksanakan rencana ini, pihak Perpusnas bersama Kepala Perpus Daerah telah berkoordinasi dengan konsultan.

“Perpustakaan dengan standar nasional akan segera kita hadirkan, ini adalah upaya kita untuk meningkatkan minat baca dan membudayakan literasi ditengah masyarakat,” tutup MB.

Monday, 25 June 2018 03:24 / Berita lain, Pemerintahan

Hari Pertama Berkantor, Bupati Enrekang Gelar Halal Bi Halal Di Kantor Bupati Enrekang

Usai cuti sejak, (15/02/2018) hingga (24/06/2018) Muslimin Bando langsung gelar halal bihalal bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Senin (25/06/2018).

Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengatakan, perkembangan Kabupaten Enrekang sangat pesat. “Hanya saja, kinerja kita lingkup OPD masih belum dimaksimalkan. Salah satunya dengan bertahannya predikat WDP hasil evaluasi laporan keungan 2017,” ujarnya di sela-sela kegiatan berlangsung.

Muslimin pun menegaskan, bahwa Kabupaten Enrekang betul-betul akan diarahkan pada tingkat kinerja masing-masing ASN. “Kita sebetulnya mampu, hanya saja tingkat kepedulian Ta masih belum maksimal,” tegasnya. (sal)

Thursday, 24 May 2018 01:56 / Pemerintahan

Pemda Enrekang Peringati Harkitnas 2018

Enrekang-Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2018 dari Pemerintah Kabupaten Enrekang suksek digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Enrekang, Senin, 21 Mei.

Plt Bupati Enrekang, H M Amiruddin selaku inspektur upacara,  dalam sambutan seragam yang disampaikan bertemakan tentang Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia di Era Digital.

Sehingga kata dia, harusa dimaknai, bahwa upaya-upaya harus dilakukan demi memberi kesadaran bagi masyarakat Indonesia. “Tujuannya merebut peluang yang ada,” ujarnya.

Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia. Bung Karno juga menggambarkan persatuan bangsa seperti layaknya sapu lidi. Jika tidak diikat, maka lidi tersebut akan tercerai berai, tidak berguna dan mudah dipatahkan.

Tetapi jikalau lidi-lidi itu digabungkan, diikat menjadi sapu, mana ada manusia bisa mematahkan sapu lidi yang sudah terika Gambaran tersebut aktual sekali pada masa sekarang ini. “Kita merasakan bahwa ada kekuatan-kekuatan yang berusaha merenggangkan ikatan sapu lidi kita. Kita disuguhi hasutan-hasutan yang membuat kita bertikai dan tanpa sadar mengiris ikatan yang sudah puluhan tahun menyatukan segala perbedaan tersebut. Padahal inilah masa yang sangat menentukan bagi kita,” bebernyas.

Inilah era yang menuntut untuk tidak buang-buang waktu demi mengejar ketertinggalan dengan bangsa-bangsa lain. Momentum sekarang ini menuntut untuk tidak hilang-hang energi hanya dengan bertikai.

Untuk itu harus lebih fokus pada pendidikan dan pengembangan manusia Indonesia. Menurut perhitungan para ahli, sekitar dua tahun lagi akan memasuki sebuah era keemasan dalam konsep kependudukan, yaitu bonus demografi.
Bonus demografi menyuguhkan potensi keuntungan bagi bangsa karena proporsi penduduk usia produktif lebih tinggi dibanding penduduk usia non-produktif. Menurut perkiraan Badan Pusat Statistik, rentang masa ini akan berpuncak nanti pada tahun 2028 sampai 2031, yang berarti tinggal 10-13 tahun lagi.

Pada saat itu nanti, angka ketergantungan penduduk diperkirakan mencapai titik terendah, yaitu 46,9 persen. Proyeksi keuntungan bonus demografi itu akan tinggal menjadi proyeksi jika tak dapat memaksimalkannya. Usia produktif hanya akan tinggal menjadi catatan tentang usia daripada catatan tentang produktivitas, jika mutu sumber daya manusia produktf bul luak bur pertumbuhan ekonomi.

Tuesday, 15 May 2018 01:58 / Pemerintahan

Pelepasan Tim Bakohumas Kabupaten Enrekang Dalam Rangka Safari Ramadhan Tahun 1439 H/ 2018 M

Enrekang-Bertempat di ruang pola Kantor Bupati Enrekang, acara Penyegaran Mubaligh/Mubaligah dan pelepasan Tim bakohumas Kabupaten Enrekang dalam rangka  Safari Ramadhan tahun 1439 H/ 2018 Mdan dihadiri langsung Oleh PLT Bupati Enrekang, Ketua dan Anggota DPRD Kab. Enrekang, Forkopimda, Bapak /Ibu Pimpinan OPD beserta Staf.

Acara Dimulai Dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, kemudian di lanjutkan dengan laporan panitia pelaksana oleh Kabag Kesra Setda.

Bupati Menghimbau Agar dalam Menjalankan Tim Bako Humas diperlukan adanya komunikasih yang baik agar dalam menyampaikan program Pemerintah Ke masyarakat tidak ada salah faham antara masyarakat dengan pemerintah. diakhir sambutannya bupati melepas secara resmi Tim Bakohumas Kab. Enrekang.

Thursday, 15 February 2018 03:15 / Pemerintahan

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan Malua

Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan – Musrenbang yang diadakan di kecamatan Malua dihadiri oleh camat Malua dan beberapa kepala OPD pada hari Rabu (14/2/2018).

Dalam sambutannya camat mengharapkan bagaimana kegiatan musrenbang kecamatan lebih bekualitas, mengingat belum dilaksankannya pra musrenbang kecamatan maka diharapkan para peserta musrenbang dan dari OPD supaya tetap dilakukan diskusi untuk menetapkan prioritas kecamatan.

Dalam waktu yang bersamaan Kepala Bappeda lebih banyak menyampaikan tentang data kemiskinan, ekonomi , pendidikan, kesehatan , infrastruktur , pertanian yang telah dicapai dimasa kepemimpinan bapak bupati  H. Muslimin Bando ( 2014 – 2017). Beliau juga menghimbau pada semua kepala desa supaya memprogramkan pembangunan jamban minimal  20 jamban  pada dana desa.

Problem jaringan internet yang belum memadai menjadi fokus dari kepala Diskominfo-Statistik, Djajadi Silamma. Beliau mengatakan bahwa Industri telematika sangat dibutuhkan saat ini. Langkah-langkah yg telah diambil oleh diskominfo saat ini yaitu implementasi Rencana Induk Teknologi Informasi dan Komunikasi (RITIK). Tak lupa disampaikan juga kepada para kepala desa tentang pembuatan website desa, agar berkoordinasi dengan diskominfo dalam hal pengusulan domain desa dan pendampingan pengelola website desa.

Kepala BKDD juga menyampaikan tentang peningkatan SDM ASN ( izin belajar/tugas belajar dan penyesuaian ijazah). Beliau juga menyampaikan tentang penerimaan CPNS 2018 dan mengingatkan agar hati-hati dengan berita hoax tentang CPNS.

Friday, 26 January 2018 01:00 / Berita lain, Pemerintahan

Pemkab Enrekang Siapkan Anggaran Perbaiki Jalan di Kecamatan Curio

Peningkatkan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat kecamatan dan desa terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang

Perbaikan akses jalan menuju daerah-daerah kecamatan seperti di Kecamatan Curio mejadi salah satu fokus utamanya. Selain akses jalan, pihaknya juga telah merencanakan untuk membangun puskesmas baru di Dusun Rante Limbong, Kecamatan Curio.

“Ini tentu demi kesejahteraan dan mempermudah layanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando menuturkan bahwa untuk menunjang kelancaran akses transportasi masyarakat di wilayah Kecamatan Curio, maka tahun ini Pemkab menyiapkan anggaran senilai Rp 5 miliar untuk perbaikan akses jalan dari Sudu menuju ke Kecamatan Curio

“Tahun ini kita anggarkan Rp 5 miliar untuk perbaikan jalan Sudu menuju Curio agar masyarakat lebih mudah memasarkan hasil perkebunannya,” kata Muslimin Bando.

Ia menjelaskan, dengan perbaikan akses jalan maka akan sendirinya menunjang peningkatan perekonomian masyarakat.

Ia menambahkan, pembangunan sarana kesehatan dan transportasi harus ditunjang oleh dukungan masyarakat, kepala desa dan tentu pemerintah kecamatan.

Friday, 29 December 2017 01:29 / Pemerintahan

Bupati Enrekang Melantik 55 Kepala Desa Terpilih

Bupati Enrekang Muslimin Bando melantik sebanyak 55 kepala desa yang masih didominasi oleh incumbent, pada hari Jumat (29/12/2017) di halaman Kantor Bupati Enrekang.

Dalam sambutannya Bupati Enrekang berharap agar para kepala desa yang terpilih dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab karena mereka adalah yang terbaik menjadi pilihan untuk memimpin rakyat di desa.

“Jalankan amanah karena kalian adalah yang terbaik pilihan rakyat. Jangan sia-siakan amanah itu, bangunlah desa untuk kesejahteraan masyarakat,” ucap Bupati Enrekang.

Bersamaan dengan acara pelantikan itu, pemerintah memberikan penghargaan kepada Satuan Polisi, TNI, dan Satpol PP lewat Kapolres AKBP Ibrahim Aji, Dandim Aries Dwiyanto, Dan Kadis Satpol Abdul Gani, atas kerja keras mereka dalam menjamin  proses Pilkades berjalan aman dan lancar.

“Terima kasih telah bersinergi dengan Pemerintah untuk menjadikan Pilkades serempak di Enrekang berlangsung seperti yang diharapkan,” imbuhnya.

Thursday, 26 October 2017 01:08 / Pemerintahan

KUNJUNGAN PANGLIMA TNI DI KABERE KABUPATEN ENREKANG

Enrekang- Kunjungan kerja  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmiyanto di Kabupaten Enrekang pada hari rabu, 25 Oktober 2017.

Bupati Enrekang H.Muslimin Bando beserta jajarannya melakukan penjemputan di lapangan sepak bola kebere Desa Taulan kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang, diiringan dengan musik bambu dan tari padduppa.

Adapun pada kesempatan  kunjungan kerja ini panglima meresmikan pembangunan mesjid Besar Darussalam kabere dan kemudian di lanjutkan dengan penyerahan dan peresmian baruga pak Letnan.

Friday, 25 August 2017 14:44 / Pemerintahan

KUNJUNGAN KERJA KAPOLDA SULSEL DI ENREKANG

ENREKANG, – Kepala Polda Sulsel, Irjen Pol Muktiono, bersama rombongan pejabat utama Polda Sulsel melakukan kunjungan kerja (Kunker) di wilayah hukum Polres Enrekang, Kamis (24/8/16).

Sebelum melaksanakan tatap muka dengan personil Polres Enrekang, Kapolda Sulsel bersama rombongannya terlebih dulu disambut dengan tradisi adat di Mapolres Enrekang. Terlihat hadir para Forkompinda Enrekang.

Orang nomor satu di wilayah hukum Sulsel itu disambut tari Madupa oleh polwan dan bhayangkari, serta ucapan selamat datang oleh polisi cilik Enrekang. Demikian pula yel-yel TNI-Polri sebagai bukti kuatnya sinergitas.

Selanjutnya, Irjen Pol Muktiono melaksanakan tatap muka di pendopo Bupati Enrekang. Drs Muslimin Bando selaku Bupati Enrekang mengaku berterimakasih atas kunjungan Kapolda.

Selepas menyaksikan kesenian musik bambu tradisional dari baraka, Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono kemudian memberikan arahan kepada 200-an personel Polres Enrekang.

AKBP Ibrahim Aji sebagai kepala polres mengawali acara tatap muka dengan paparan dan laporan situasi kamtibmas di wilayah hukumnya. Baik situasi teraktual maupun perkiran keadaan sekitar dan prestasi maupun capaian dan sinergitas.

Mengawali arahan dengan yel-yel, Kapolda Sulsel berhasil membangkitkan semangat personel yang hadir. Beliau mengingatkan segenap yang hadir agar mengingat sumpah janji saat memilih mengabdi pada Polri dan jangan lupa bersyukur.

Kewajiban Polri di bidang keamanan harus disertai dengan profesionalisme Polri, dalam menghadapi dinamika yang terus berkembang pesat.

“Begitu luasnya lingkup berkaitan dengan tugas dan kewajiban Polri, perlu diingat pembangunan bersyarat sitkamtibmas yang kondusif, karena itu lakukan dengan ikhlas dan berpikir positif,” tandas Irjen Muktiono.

Dengan tegas selanjutnya, Kapolda Sulsel menginstruksikan beberapa prioritas terkait keamanan masyarakat. Seperti begal dan tindak pidana narkoba, tidak perlu ragu bagi anggota untuk melumpuhkan.

“Tidak ada main-main dengan narkoba, wajib hukumnya tindak tegas! Sikat seluruh yang terlibat, apalagi misalnya ditemukan anggota Polri yang justru membekingi dan terlibat. Itu bukan Polri lagi! Bukan bagian dari Polisi lagi, dia adalah penghianat,” tegas manatan Kapolda Maluku ini.

Instruksi jendera bintang dua ini yang lainnya, yakni mengenai pemanfaatan teknologi secara maksimal. Baik dalam pengungkapan kasus maupun media daring.

“Diwajibkan baik personel Polri maupun keluarga dapat berperan positif aktif di dunia maya. Baik inseminasi hal positif Polri terlebih counter informasi hoax yang sengaja ditimbulkan pihak tertentu yang dapat menurunkan citra Polri dan mengganggu keamanan bahkan ada yang sampai bertujuan memecah belah bangsa,” paparnya.

Saturday, 19 August 2017 07:39 / Pemerintahan

Bupati Enrekang Bangga Dengan Paskibraka

ENREKANG – Pemkab Enrekang resmi membubarkan Paskibraka di Tribun Lapangan Batili, Sabtu (19/8/2017) malam. Pembubaran dirangkaikan dengan malam ramah tamah yang dihadiri langsung Bupati Enrekang, Muslimin Bando.

Pada kesempatan itu, Muslimin menyanjung keberhasilan Paskibraka Enrekang dan menghaturkan terimakasihnya. 

“Terima kasih Paskibraka Enrekang. Kita dengar berbagai halangan dan rintangan terjadi di beberapa daerah lain saat Paskibrakanya menjalani tugas. Yang kita syukuri Enrekang menjalankan tugas dengan baik,” tutur Muslimin.

Bupati juga mengapresiasi metode latihan yang diterapkan pelatih, dalam hal ini aparat TNI dan Polri. “Semua berkat latihan tekun yang kita jalankan selama ini,” tambah Kadis Pemuda dan Olahraga Enrekang, Hamsir. 

Friday, 18 August 2017 06:07 / Pemerintahan

Kadis Kominfo Enrekang, Menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun

Enrekang-Bertepatan dengan HUT RI ke 72 Tingkat Kabupaten Enrekang, Kadis Kominfo-Statistik Kabupaten Enrekang, Drs.H.Djajadi Silamma, MM menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun, yang diserahkan oleh Bupati Enrekang di tribun lapangan abubakar lambogo.

Satyalancana Karya Satya adalah sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetian dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lainnya.

Adapun Satyalancana Karya Satya 30 tahun yang diterima oleh Kadis Kominfo-Statistik Kabupaten Enrekang berwarna emas. (MC-Enrekang)

Monday, 7 August 2017 04:45 / Pemerintahan

Desa Pasang Enrekang Raih Penghargaan Proklim Dari Kementrian Lingkungan Hidup

Enrekang- Desa Pasang, Kecamatan Maiwa berhasil meraih penghargaan anugerah lingkungan dalam program kampung iklim (Proklim) dari Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan (LHK) RI.
Piala penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar di gedung Manggala Wana Bakti Kementrian LHK RI, Jakarta.

Penghargaan diterima oleh kepala dinas lingkungan hidup (DLH) Enrekang, Mursalim Bagenda.
“Alhamdulillah, Desa Pasang Kabupaten Enrekang berhasil raih penghargaan desa Proklim dari Kementrian LHK,” kata Mursalim dalam rilisnya, Minggu (6/8/2017).

Ia menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat Enrekang.
“Walaupun tahun ini tak dapat adipura, tapi kita bangga karena kita bisa raih anugerah lingkungan yaitu sekolah adiwiyata mandiri dan Proklim dari Menteri LHK,” ujar Mursalim.
Ia berharap, penghargaan yang diperoleh oleh Desa Pasang dapat diikuti oleh desa-desa lain di Kabupaten Enrekang.

Friday, 28 July 2017 06:33 / Pemerintahan

Bupati Enrekang Raih Penghargaan Kejati Sulsel

ENREKANG – Bupati Enrekang Muslimin Bando meraih piagam penghargaan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan.

Penghargaan tersebut diberikan atas kepercayaannya dalam pelaksanaan pembangunan kepada tim pengawal dan pengaman pemerintahan dan pembangunan daerah Kejaksaan Negeri Enrekang tahun 2016.

 

Penghargaan itu diserahkan Kajati Sulsel Dr Jan S Maringka pada peringatan Hari Bakti Adhyaksa di Lapangan Andi Makassau, Kota Parepare.

“Alhamdulillah, bupati dapat penghagaan dari Kejati Sulsel, ini tentu suatu kebanggan,” kata Kabag Humas Pemkab Enrekang, Arlan Razak, Minggu (23/7/2017).

Selain Bupati Enrekang, beberapa bupati se-Ajatappareng juga menerima penghargaan dari Kejati Sulsel tersebut.

Wednesday, 26 July 2017 02:23 / Pemerintahan

Bupati Enrekang, Muslimin Bando Dorong Petani Manfaatkan Air Sungai Saddang

Enrekang–Bupati Enrekang, Muslimin Bando menyayangkan limpahan air sungai Saddang yang melintasi wilayah Enrekang, namun sama sekali tidak bisa dimanfaatkan oleh para petani. Sebab sejumlah areal persawahan hanya mengandalkan tadah hujan.

 

“Petani hanya andalkan sawah tadah hujan, padahal limpahan air sungai kita sangat besar. Kok kita biarkan saja masuk ke wilayah Sidrap dan Pinrang tanpa mau memakainya. Justru air yang lebih dulu melintas di Enrekang, dimanfaatkan dengan baik oleh tetangga kita. Usahakan kirim air janda, atau air yang sudah terpakai,” ujar Muslimin Bando di hadapan Petani Desa Cemba, Kamis (20/7/2017).

Pernyataan Bupati, cukup masuk akal. Petani hanya merasakan satu kali panen dalam setahun. Berbedah jauh dari daerah lumbung padi Sulsel yang bisa panen hingga 3 atau 4 kali setahun. Untuk itu, Muslimin Bando berharap, warga khususnya petani memanfaatkan bendungan mini yang telah dibangun di sejumlah daerah persawahan.

“Jika dulu kita hanya andalkan air dari gunung saja, kalau kemarau bagaimana. Semua alat sudah canggih, air dari bawahpun sudah bisa dipompa naik ke atas. Ini juga yang telah diterapkan petani bawang di Enrekang. Mari manfaatkan air sungai dengan baik,” ujarnya.

Kepala desa Cemba, Madi Maulana mengaku mengapresiasi usulan Bupati. Bantuan alat pengolah sawah dan pembangunan drainase pengairan siap disalurkan Bupati ke petani. Desa Cemba, merupakan salah satu daerah persawahan yang ada di Enrekang.

Thursday, 13 July 2017 03:23 / Pemerintahan

Enrekang Kabupaten Teraman di Sulawesi Selatan

Enrekang-Kabupaten Enrekang merupakan salah satu kabupaten teraman di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Demikian disampaikan oleh Bupati Enrekang, Muslimin Bando saat menghadiri acara syukuran dan ramah tamah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-71 di Mapolres Enrekang, Senin (10/7).

Hal itu didasarkan pada hasil survey yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) beberapa waktu lalu, dimana kepuasan masyarakat terhadap kemanan dan ketertiban mencapai 90 persen.

“Ini tentu capaian luar biasa, ini berkat kerjasama yang bagus dari Polres, TNI dan Kejaksaan Enrekang,” ujar Bupati Muslimin.

Menurut Bupati Muslimin, keberhasilan tersebut tak lepas dari kinerja Polres Enrekang yang dianggap sukses memberikan pelayanan kepada masyarakat. Khusus di Kabupaten Enrekang, Muslimin menganggap kinerja kepolisian patut diacungi jempol.

“Luar biasa peningkatan kinerja Polri saat ini, karena telah memperoleh kepercayaan dari masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Bupati Muslimin berharap Polri tetap harus terus berbenah dan meningkatkan kinerja agar semakin dipercaya masyarakat.

Thursday, 8 June 2017 22:30 / Pemerintahan

Pemkab Enrekang Bekerjasama Dengan Baznas Kabupaten Enrekang Menyerahkan Bantuan Kambing

ENREKANG – Bupati Enrekang Muslimin Bando mencetuskan pemotongan gaji PNS dilingkup Pemkab Enrekang sebanyak 2,5 persen, untuk diolah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang sebagai zakat penghasilan.
Uang yang terkumpul tiap bulannya dimanfaatkan untuk meringankan beban warga miskin di Kabupaten Enrekang dengan program bedah rumah, santunan, dan pembagian kambing. “Ini melalui proses sosialisasi di PNS, dan mendapat sambutan positif. Diolah oleh Baznas untuk digunakan sesuai yang telah disepakati, tentunya meringankan beban warga miskin dan mengontrol hingga menjadi keluarga mandiri yang produktif,” kata Muslimin, Jumat (9/6/2017). Dari segi bantuan kambing, sebanyak 1.419 ekor kambing dipastikan akan tersalurkan ke 645 warga miskin yang terdata secara bertahap dari 129 desa/kelurahan yang ada di Enrekang.

Muslimin yang menyerahkan secara simbolis bantuan kambing di tiap kecamatannya itu berharap, kambing ini diternakkan dengan baik dan kelak bisa mengangkat derajat keluarga. Dan pemerintah akan terus memantau sampai benar-benar warga yang dibantu sudah bisa mandiri. “Semoga gaji PNS yang direalisasikan 2,5 persen dapat berkah dan amal jariyah di sisi Allah SWT,” ungkap Muslimin saat menggelar penyerahan kambing di Kecamatan Maiwa dan Baraka.

Sementara itu, Kadir Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir mengatakan, setiap desa akan diberikan kambing kepada 5 keluarga yang dinilai layak mendapat bantuan. “Masing-masing keluarga akan dapat 2 ekor kambing betina dan 1 ekor kambing jantan untuk 1 desa. Sementara ini telah terealisasi di belasan desa.”Ujar Ilham Kadir Pimpinan Baznas Enrekang.

Tuesday, 30 May 2017 06:28 / Pemerintahan

SAFARI RAMADHAN PERDANA DI KECAMATAN MAIWA

Enrekang- Bupati Enrekang H.Muslimin Bando menghadiri safari ramadhan perdana yang dilaksanakan di Masjid Baburrahim Maroangin Kecamatan Maiwa, Senin Malam (29/V/2017).

Pada kegiatan ini dihadiri oleh  Tim Bakohumas Kabupaten Enrekang,  tokoh Agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Maiwa.

Acara diawali buka bersama dengan masyarakat Maiwa dan pada kesempatan ini sekaligus penyerahan Sound System dari Bupati Enrekang kepada Ketua PHBI/Camat  Kecamatan Maiwa.

“Penyerahan Sound System ini sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah terhadap kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya yang ada dimasyarakat”  Bupati Enrekang dalam sambutanya.

Pada kesempatan ini pula, Muslimin memaparkan sejmlah capaian Pemkab Enrekang. 
Seperti terus menurunya angka pengangguran di Enrekang yang menjadi terendah kedua di Susel. “Ini tandanya pembukaan lapangan kerja berjalan dengan baik selama ini. Selain itu kedepannya pembukaan lapangan kerja baru akan terus kita galakkan,” ujar Muslimin.

Selain membahas lapangan kerja, Muslimin juga menyampaikan bantuan bedah yang akan digelontorkan untuk masyarakat miskin. Bantuan ini khusus untuk rumah tak layak huni. Bantuan tersebut akan menjadi tugas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). “Jika rumah itu berlantai tanah salah satunya, akan mendapat bantuan bedah rumah. Dan ini telah dilakukan beberapa bulan terakhir,” katanya. 
Sebelumnya, rombongan bupati juga berbuka puasa bersama ratusan masyarakat di Rujab Camat Maiwa.

Adapun ceramah ramdhan dibawakan Ketua MUI Kabupaten Enrekang Ust.  H. Amir Mustafa, lc.,m.pD.i 

Monday, 29 May 2017 01:16 / Pemerintahan

FOTO ‘CRY’ JADI KADO ISTIMEWA LEPAS SAMBUT KAPOLRES ENREKANG

Enrekang- Dalam rangka lepas sambut Kepala Kepolisian Resort Enrekang dari AKBP. WITARSA AJI, S.IK, SH, MH (Pejabat Lama) kepada AKBP. IBRAHIM AJI, S.IK (Pejabat Baru), di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Rabu, 24 Mei 2017, salah satu yang menjadi menarik yaitu penyerahan kado istimewa dari salah satu karya fotografer Suharso Syam fotografi putra asal Duri Massenrempulu, salah satu suku di Sulawesi Selatan ini melanglang buana hingga ke Moskow, Rusia, dimana pria yang berasal dari Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan ini sukses mencuri perhatian dunia melalui karya fotonya yang berjudul “Cry”. Karyanya yang diambil menggunakan kamera Canon EOS 7D berhasil lolos seleksi 100 Best foto kontes 35Award yang diikuti sekitar 900 fotografer dari 136 negara di dunia kategori Children sebanyak 100 foto tersebut divoting oleh 35 juri profesional yang berasal dari 35 negara yang berlangsung selama 17 bulan. Sejak 2016 lalu, 35Award yang berpusat di Moskow Rusia ini salah satu kontes foto bergengsi dan terpanjang pelaksanaan dan proses penyeleksiannya.

“Alhamdulillah… sungguh merupakan sebuah kebahagiaan bisa mengenalkan Enrekang ke dunia luar. Dan senang sekali rasanya bisa memberikan yang terbaik kepada kedua pemimpin yang hebat ini. Bupati Enrekang bpk. H. Muslimin bando & komandanku Kapolres bpk. Witarsa Aji. Salamakki..sehatki..sukseski selalu. Semoga tetap the best dalam pelayanan. Amiin” pernyataan Suharso. (MC/Rs)

Friday, 26 May 2017 01:08 / Pemerintahan

Pelepasan Tim Bakohumas Sambut Bulan Suci Ramadan

Enrekang, Dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan Safari Ramadan Tahun 1438 H/2017 M Tingkat Kabupaten Enrekang, Jumat (26/5) di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, diselenggarakan pelepasan Tim Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Tim Bakohumas) Tingkat Kabupaten Enrekang.

Acara ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Enrekang, para Forkopimda Kab. Enrekang, Para Kepala OPD, Kepala Kantor Instansi Vertikal, Para Pimpinan BUMN/BUMD Se Kab. Enrekang, Para Camat, Para Kepala KUA dan Kepala Desa se Kabupatem Enrekang.

Dalam sambutan Bupati Enrekang H. Muslimin Bando, M.Pd, menyampaikan beberapa hal yang harus disampaikan kepada masyarakat melalui Tim Bakohumas antara lain :

1. Keberhasilan Kabupaten Enrekang meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional, termasuk pengurangan jumlah masyarakat miskin dengan memberikan biaya transfor bagi penerima beras raskin, dan keberhasilan dalam mengenjot pembangunan infrastruktur desa.

2. Pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dan menerima perbedaan yang ada dalam masyarakat.

3. NKRI, Pancasila dan UUD 1945 tetap dijaga.

4. Pentingnya pemberantasan Narkoba.

5. Nilai fositif dan negatif penggunaan Sosial media, terutama dikalangan remaja.

demikian pesan Bapak Bupati Enrekang. 

Tuesday, 23 May 2017 02:18 / Pemerintahan

PENANDATANGANAN PERJANJIAN KERJASAMA PROGRAM SANIMAS

Bupati Enrekang didampingi Kadis Perumtarkin Kab. Enrekang Drs.  Abdul Latif,M.Si menghadiri acara penandatanganan perjanjian kerjasama dengan direktur PPLP kemen PUPR Bapak Dodi Krispratmadi. Di hotel sanur paradise Bali jalan hang tuah No. 46 hari ini selasa 23 mei 2017 Dalam rangka penerimaan bantuan sanitasi masyarakat yang akan ditempatkan di kelurahan bangkala kec. Maiwa.

kegiatan ini dihadiri langsung dan dibuka oleh dirjen cipta karya Kementerian PUPR Bapak Ir.  Sry Hartoyo Dipl, SE ME dan seluruh bupati walikota yg mendapat bantuan se-Indonesia.

Dirjen ciptakarya dalam sambutannya mengharapkan ada Singkronisasi program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah semoga program ini dapat berjalan dengan baik agar sanitasi masyarakat lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat sesuai dengan harapan. Pemerintah daerah  sangat merespon dengan adanya program sanimas ini.

Friday, 19 May 2017 06:28 / Pemerintahan

Empat Sekda dari Jawa Belajar Pengembangan Bawang Merah di Enrekang

Enrekang -Wakil Bupati Enrekang, HM Amiruddin, menerima rombongan dari Bank Indonesia (BI) dan Sekda dari empat kabupaten di Pulau Jawa Rabu (17/5/2017). Pertemuan ini dalam rangka sharing informasi program kerjasama pengembangan klaster pemicu inflasi daerah (klaster bawang merah).

Rombongan yang terdiri dari Kepala BI PTW Kabupaten Purwokerto, Ramdan Deni Prakoso; Manager BI, Purwokerto Joko Juniwarto; Sekda Kabupaten Banjarnegara, Fakhruddin Slamet Susiadi; Sekda Banyumas, Wahyu Budiman; Sekda Cilacap, Sutarjo; Sekda Kabupaten Purbalingga yang diwakili oleh Kadis Pertanian, Lily Purwati; dan beberapa Kabiro dari BI.

Kunjungan mereka dalam rangka meninjau klaster bawang merah di Marena, Desa Pekalobean, Kecamatan Anggeraja, dan cabai rawit di Kecamatan Curio binaan Bank Indonesia (BI) Makassar.

Kabid Holtikultura Kabupaten Enrekang, Additional, mengatakan, kunjungan tersebut semacam study banding untuk melihat perkembangan bawang merah dan cabai. Pasalnya, Enrekang masuk urutan ke empat dari kabupaten penghasil bawang merah di Indonesia.

“Enrekang masuk urutan keempat setelah Brebes, Bima, dan Nganjuk kemudian Probolinggo. Produksi bawang merah kita tahun 2016 sebanyak 8.500 ton dengan lahan tanam 8.500 hektar. Harga bawang merah pada saat itu rata-rata 20 ribu/kg berarti nilainya Rp 1,7 triliun,” kata Addi.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati HM Amiruddin, mengatakan, kunjungan ini adalah hal yg bangus. Minimal bisa sharing untuk saling memberikan informasi.

Menciptakan strategi agar kita sebagai pemasok bawang merah tidak dipermainkan oleh para tengkulak.

“Saling berkomunikasi mengambil langkah stratengi agar petani tidak dirugikan. Kebetulan yang hadir adalah penghasil bawang merah sehingga kita bisa melahirkan ide-ide yang bisa menghidupkan petani,” kata Amiruddin.

Amiruddin menambahkan, harus ada langkah-langkah yang lebih strategis dan melibatkan semua orang yang berkaitan dengan kesejahteraan petani bawang. Permasalahan utama adalah terjadinya fluktuasi harga sistem distribusi yang seharusnya.

“Jika produksi bawang kita melimpah, jangan ada import bawang merah. Harus mengatur jadwal tanam untuk mencegah harga bawang tidak anjlok secara drastis,” tutup Amiruddin.(*)

Tuesday, 2 May 2017 07:40 / Pemerintahan

Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kabupaten Enrekang

 

Enrekang.– Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2  Mei 2017, diharapkan menjadi momentum dalam mempercepat pendidikan yang merata dan berkualitas, terutama dalam menghadapi fenomena dunia yang berubah sangat cepat, sehingga menuntut seluruh masyarakat harus dapat menjangkau layanan pendidikan.

Bupati Enrekang, H. Muslimin Bando dalam amanat seragam menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional pada upacara Hardiknas di Lapangan Abu Bakar Lambogo Batili Enrekang, Selasa (2/5), mengatakan, untuk mewujudkan pendidikan merata dan berkualitas, maka hendaknya kita memahami terlebih dahulu jika reformasi pendidikan bukan sesaat dan jangka pendek, sehingga perlu dilaksanakan sistematis, prosedural dan bertahap, karena itu perlu dukungan dan partisipasi konstruktif semua jajaran pelaksana pendidikan, pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat, termasuk didalamnya kita masyarakat Massenrempulu Enrekang, kata Bupati Enrekang dihadapan peserta upacara yang dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, satuan pendidikan, ormas keagamaan/masyarakat dan SKPD.

Dalam rangka mendukung pemerataan dan peningkatan kualitas, maka saat ini pemerintah telah memulai reformasi pendidikan nasional pada tataran konseptual maupun manajerial, diantaranya melalui pembinaan dan pembentukan karakter dasar sebagai fundasi dan ruh pendidikan, serta pada jenjang pendidikan lanjut peserta didik diharapkan untuk mengaktualisasikan diri dengan keterampilan dan keahlian.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Bupati Enrekang H. Muslimin Bando mengingatkan, seluruh peserta upacara dan masyarakat luas sedini mungkin membudayakan Tri-Pusat pendidikan, yakni lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat yang saling berhubungan simbiotis dan tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. (McEnrekang).

 

Thursday, 27 April 2017 15:20 / Pemerintahan

PERSIAPAN KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (KB)

Rapat Persiapan percepatan pelaksanaan kampung KB di Pendopo Rujab Bupati Enrekang pada Kamis, 27/4-2017.
 
Adapun rapat ini dipimpin oleh Sekertaris DPPKB Kab.Enrekang H.Firman Hasri & dihadiri oleh 12 koordinator PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana) Kecamatan.
 
Di hadapan PKB H.Firman Asri dalam arahannya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kelompok kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah kampung KB untuk menjadi percontohan di desa-desa lainnya.
 
Adapun rencana pencanangannya dari 12 kecamatan akan ditentukan kemudian setelah semua persiapan telah dirampungkan.
 
Masing-masing koordinator PKB (Petugas Keluarga Berencana) secepatnya melaporkan kegiatannya untuk direkapitulasi dan dilaporkan secara berjenjang ke Sekda Kab.Enrekang dan selanjutnya ke Perwakilan BKKBN Prov.Sulsel.
 
(Muhammad Jufriadi Staf DPPKB Kab.Enrekang)
Monday, 20 February 2017 02:57 / Pemerintahan

PERAYAAN HARI ULANG TAHUN (HUT) KE-57 KABUPATEN ENREKANG

Gubernur Sulawesi Selatan Sahrul Yasin Limpo (SYL) dan wakilnya Agus Arifin Nu’mang menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Kabupaten Enrekang yang digelar di Lapangan Langsagaga, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Maiwa, Minggu (19/2/2017).

Pada acara ini Gubernur dan Wakil Gubernur  mengenakan pakaian adat, songkok recca bersulam emas, keduanya disambut Bupati Enrekang Drs.H.Muslimin Bando,M.Pd dan wakil Bupati  H.M.Amiruddin, SH diiring Marching band dari SMAN 1 Maiwa serta tari padduppa dan tari Pajjaga.

Pada acara HUT ke-57 kabupaten Enrekang, Syahrul Yasin Limpo akan meresmikan enam gedung baru.

Dalam rangka HUT kali ini sebelumnya dilaksanakan beberapa acara antara lain : Senam massal dalam rangka memperingati HUT Kab.Enrekang Ke-57,

 

Monday, 20 February 2017 00:53 / Pemerintahan

Gubernur Sulsel Sumbang Rp2,3 Miliar di HUT Enrekang

ENREKANG — Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyumbangkan bantuan senilai Rp2,3 miliar pada puncak peringatan Hari Jadi Enrekang. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Langsagaga Maroangin, Kecamatan Maiwa, Minggu (19/2).

Bantuan tersebut ditujukan untuk pengembangan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Enrekang. SYL dalam sambutannya mengatakan, income per kapita di Kabupaten Enrekang terus naik. Dari Rp26 juta menuju Rp30 juta.

“Ini menunjukkan Bupati dan Wakil Bupati Enrekang punya kinerja yang nyata. Pelayanan pendidikan dan kesehatan di Enrekang juga tersedia dengan baik, bahkan melampaui daerah-daerah lain yang ada di Sulsel,” puji Syahrul.

Selain itu, Syahrul juga memuji kondisi Enrekang yang damai, dan harus dijaga. “Di Enrekang ini, pengangguran cuma satu persen lebih, tidak ada kabupaten yang capai seperti itu. Berarti, pengangguran di sini masih sedikit,” kata Syahrul.

Di antara pencapaian tersebut, kata Syahrul, masih banyak hal yang harus dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Enrekang. Di antaranya, ketentraman yang harus memiliki kualitas yang lebih tinggi dibanding apa yang dicapai sekarang. Keteraturan juga harus dijaga dengan baik, khususnya dalam hal kondisi keagamaan.

“Pencapaian Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Enrekang, merupakan yang kedua di Sulsel. IPM menunjukkan keteraturan. Jaga ini, karena keteraturan kehidupan berjalan karena masyarakat memegang adat, agama, dan budayanya,” ujarnya.

Menurut Syahrul, Enrekang kaya akan sumber daya alam. Namun, dibutuhkan terobosan dan inovasi agar tidak kalah dari kabupaten lainnya. Harus hadir kebersamaan untuk mengambil peran dalam pembangunan. Tidak hanya pemerintah, tapi seluruh stakeholder yang ada.

“Kalau mulai dari desa mengambil tanggung jawab untuk memulai kehidupan yang lebih baik, membangun pertanian dan peternakan, memperbaiki seluruh aspek untuk memperbaiki perkebunan, kemajuan dalam waktu singkat pasti dicapai,” terangnya